SHARE

Misteri Kapal KM Muda Jaya III yang diketemukan terbenam serta tenggelam oleh nelayan di perairan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/4/2017) lantas, pada akhirnya tersingkap.

Perwakilan Kapal Muda Jaya, Abdul Rahman yang ada di Desa Sangia Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Wakatobi, menerangkan, KM Muda Jaya III adalah kapal ikan yang berlayar dari Muara Angke, Jakarta Utara, mulai sejak 16 Juni 2017 kemarin.

“Kontak paling akhir tanggal 28 Juni di daerah Tual. Kemudian kita telah lost kontak. Kita telah lapor ke tim SAR Basarnas serta Pol Airud untuk mencari ABK kapal, namun belumlah ada perubahan. Semuanya keluarga (ABK) telah diberitahu, ” kata Abdul Rahman, Selasa (18/7/2017).

Ia menerangkan, kapal KM Muda Jaya III berlayar untuk mencari cumi-cumi di daerah Dobo, Tual, Maluku Utara. Umumnya kapal itu berlayar sepanjang 10 bln., lalu kembali sekali lagi ke Jakarta.

“Semua anggota kapal ada 17 ABK, termasuk juga kapten. Kita mengharapkan semuanya ABK diketemukan dalam kondisi selamat, ” katanya.

Disamping itu, kapal KM Muda Jaya III yang sekarang ini telah ada di perairan Desa Sangia Manuru mulai dibongkar dengan memakai alat berat. Tetapi sesudah dibongkar, tidak diketemukan kehadiran ABK.

Pembongkaran kapal itu diliat segera perwakilan Kapal Muda Jaya, Abdul Rahman dengan Kapolres Buton AKBP Andi Herman.

“Kita berharap korban-korban ini selamat, karna info kapal itu diperlengkapi 25 pelampung. Diketemukannya tas itu, bermakna (ABK) yang ada diatas kapal itu dalam tempat susah dengan mengamankan semuanya barang dalam satu tas lalu melaompat menyelamatkan diri, ” ucap Andi Herman.