SHARE

BANDUNG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga akan mendatangkan 17 saksi dalam sidang dengan terdakwa Buni Yani berkaitan masalah sangkaan pelanggaran Undang-undang info serta transaksi elektronik (UU ITE).

” Sesuai sama barusan yang diperintahkan majelis hakim kita juga akan 17 saksi, namun dapat jadi bertambah, ” tutur satu diantara JPU, Anwarudin selesai sidang putusan sela di Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (11/7).

Menurut dia, dari belasan saksi yang didatangkan datang dari beragam kelompok seperti saksi pakar IT dan saksi kenyataan. Tetapi ia malas mengatakan siapapun yang juga akan didatangkan JPU. ” Kelak juga akan di sampaikan pada majelis hakim siapapun saksi-saksinya, ” tuturnya.

Bahkan juga saat disinggung apakah juga akan menyebut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi saksi, Anwarudin mengatakan tidak tutup peluang kalau JPU juga akan menyebutnya. ” Jadi sesuai sama keperluan, jadi kelak juga akan hadirkan Ahok ya mungkin. Kelak kita saksikan perubahan, ” kata dia.

Untuk persidangan kelanjutan pada minggu depan, JPU juga akan menyebut tiga saksi terlebih dulu. ” Sesuai sama barusan yang diperintahkan majelis hakim, ada tiga saksi untuk sidang mendatang, ” tuturnya.

Terlebih dulu, dalam persidangan dengan agenda putusan sela, majelis hakim menampik semua nota keberatan atau eksepsi yang diserahkan pengacara Buni Yani pada JPU. Sidang juga juga akan dilanjutkan pada minggu depan dengan agenda dengarkan info saksi.

Baca Juga  Eksepsi Buni Yani Ditolak Hakim