SHARE

SURABAYA – Sejumlah 2. 324 botol minuman keras (miras) beragam merk diambil alih Unit Tipiring Satbhara Polrestabes Surabaya dalam razia di beberapa tempat, Kamis (20/7/2017) malam.

Miras yang disangka palsu serta oplosan itu diambil alih Polretabes berama Satpol PP Pemkot Surabaya.

Tiga tempat itu, yaitu toko Jl HR Muhammad, Jl Putat Jaya Barat serta Jl Sememi Benowo Surabaya.

” Dari ke-3 tempat itu, kami sita 2 ribu lebih botol minuman keras beragam merk, ” kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Awan Hariono, Jumat (21/7/2017).

Type miras yang paling banyak diambil alih, yaitu miras kelompok A sejumlah 2. 167 botol, miras kelompok C sejumlah 157 botol serta jadi besar tidak mempunyai label cukai resmi hingga disangka product palsu serta hasil pengoplosan dari sebagian type alkohol.

” Sesudah dikerjakan penelusuran, tiga tempat yang dirazia nyatanya tidak dapat memberikan surat izin penjualan miras. Sangat terpaksa dilakuakn penyitaan, ” jelas Awan.

Awan memohon, beberapa aktor usaha dapat menaati ketentuan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pihaknya akan tidak berkompromi pada pelanggaran yang dikerjakan aktor usaha yang bandel tetaplah berjualan miras.

Saat ini tanda bukti miras sejumlah 2. 324 botol beragam merk diamankan di Mapolrestabes Surabaya.

Sesaat pengelolanya menanti panggilan untuk melakukan sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Surabaya.

Baca Juga  Lapas Porong Kedatangan Penunggak Pajak Rp 5,71 Miliar