SHARE

Palestina – Beberapa ratus warga muslim Palestina mengadakan beribadah salat Jumat diluar kompleks Masjid Al-Aqsa. Polisi cuma mengizinkan pria berumur diatas 50 th. masuk kompleks masjid. Ketatnya pengamanan ditempat suci Yerusalem oleh pihak keamanan Israel menyusul insiden penyerangan polisi Israel minggu kemarin.

Seperti disiarkan Konsentrasi Pagi Indosiar, Sabtu (22/7/2017), benturan pecah sesudah polisi Israel menembaki warga muslim Palestina selesai melakukan beribadah salat Jumat. Benturan dari Yerusalem Timur meluas sampai pos kontrol Qalandiya pada Ramallah serta Yerusalem dan di pintu masuk Bethlehem.

Tiga warga Palestina tewas dalam benturan ini. Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan seseorang pria Palestina berumur 17 th. tertembak mati di Daerah Ras Al-Mud.

Sesaat seseorang pria yang lain tewas dalam benturan di lokasi Yerusalem Timur. Pria ke-3 tewas tertembak di Abu Dis Pinggir Barat. Terkecuali korban tewas sekurang-kurangnya 200 orang terluka dalam benturan ini.

Pasukan keamanan Israel minggu lantas memperketat akses ke kompleks Masjid Al-Aqsa menyusul insiden penyerangan yang menewaskan dua polisi Israel. Bahkan juga untuk argumen keamanan, polisi menempatkan alat pendeteksi logam di pintu masuk kompleks sampai menyebabkan amarah warga Palestina.