SHARE

Surabaya – Tiga hari saat penertiban 139 kios kayu di Jalan Dupak, Pemkot Surabaya berhasil mengangkat 545 kubik lumpur dari saluran yang sampai kini tertutup kios pedagang.

” Mulai sejak Selasa (18/7) sampai Kamis (20/7) sore sejumlah 545 kubik sendimen lumpur yang kita angkat dari saluran Jalan Dupak, ” kata Kepala Dinas PU, Bina Marga serta Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati waktu dihubungi, Jumat (21/7/2017).

Erna menyebutkan, tidak maksimumnya normalisasi dikarenakan beberapa dump truk digunakan untuk mengangkut serta mengantarkan dagangan kayu pedagang ke tempat yang dikehendaki.

” Sebagian dump truk kita perbantukan untuk backup truk Satpol PP mengangkut serta mengantar dagangan kayu hingga sistem normalisasi saluran agak terlambat, ” tambah Erna.

Diluar itu, kata Erna, dump truk yang dipunyai DPUBMP Kota Surabaya juga lakukan pengangkutan sendimen lumpur di tempat berlainan. ” Di Pandegiling ada juga normalisasi saat penertiban bangunan liar, ” tutur dia.

Normalisasi saluran sekitaran 900 mtr. dikerjakan saat penertiban 139 kios kayu di Jalan Dupak. Waktu penertiban, sejumlah 800 petugas paduan terdiri Satpol PP, Linmas serta Polrestabes Surabaya diterjunkan menghadapi perlawanan dari pedagang.

Baca Juga  Amphuri Gelar Sosialisasi dan Pameran Untuk Mencegah Penipuan Berkedok Umroh Murah