SHARE
Rapat dengar Pendapat antara KPK dan Komisi II DPR RI tertunda karen aAgus Rahardjo tidak hadir.

Sikap pengecut yang ditunjukkan oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, sangat disayangkang.  Agus yang diundang dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Senin (17/4/2017), memilih untuk tidak hadir.

RDP ini padahal sangat penting karena akan membahas beberapa hal tentang KPK. Namun dengan alasan tengah menghadiri HUT Kopassus di Bandung, Agus memilih untuk menyepelekan undangan dari DPR RI. Langkah Agus ini bisa dianggap sebagai upaya melecehkan lembaga dewan yang mewakili suara rakyat di seluruh Indonesia itu.

“Kami berempat pimpinan yang ada di sini mohon maaf, karena kebetulan pimpinan, ketua KPK, Pak Agus tidak dapat hadir karena yang bersangkutan ada acara undangan ulang tahun Kopassus yang dilaksanakan di Bandung, Situ Lembang,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjawab pertanyaan pimpinan rapat Benny K. Harman.

RDP KPK dengan Komisi III, ditunda hingga Senin (17/4/21017) malam, pukul 19.30 WIB.
RDP KPK dengan Komisi III, ditunda hingga Senin (17/4/21017) malam, pukul 19.30 WIB.

Lantaran tidak dihadiri oleh Agus Rahardjo, maka Komisi III DPR RI akhirnya memilih untuk menunda RDP tersebut. Rapat yang sudah dibuka sejak sekira pukul 10.15 WIB tadi ditunda lantaran tak hadirnya Ketua KPK Agus Rahardjo.

“Ketua KPK belum hadir, mengapa ketua KPK tidak hadir pada kesempatan ini,” tanya Wakil Ketua KPK Benny K Harman yang memimpin rapat di ruang rapat Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017).

Basaria meyakinkan para anggota Komisi III DPR RI bahwa absennya Agus Rahardjo tak akan mempengaruhi keputusan yang telah dibuat empat pimpinan lainnya.

“Tidak mengurangi keputusan yang kami buat, saat undangan komisi III dan kami bahas berulang-ulang jawaban yang kami bahas dan keputusan apapun kita sepakati berlima, itu keterangan yang bisa kami sampaikan kepada pimpinan,” jelas Basaria.

Namun penjelasan Basaria ditolak Komisi III DPR RI. Menurut Benny, sudah menjadi tradisi bahwa pimpinan tertinggi suatu lembaga yang menjadi mitra DPR TI harus hadir dan tak bisa diwakilkan.

Benny K. Harman, masih menunggu kehadiran Agus Rahardjo.
Benny K. Harman, masih menunggu kehadiran Agus Rahardjo.

Bahkan Basaria menambahkan adanya kendala sinyal komunikasi untuk menghubungi Agus Rahardjo di Situ Lembang. Ia meminta RDP ditunda pada hari esok, namun permintaan itu tetap ditolak Komisi III.

“Situ Lembang tidak ada signal, apakah beliau bisa datang, kalau janji ada tapi enggak ada komunikasi, waktu habis. Kalau ditunda sebaiknya tidak hari ini,” harap Basaria.

Menolak permintaan Basaria dan tiga pimpinan KPK lainnya, Benny pun mengambil keputusan agar rapat dengar pendapat ditunda hingga pukul 19.30 WIB malam nanti. “Untuk menjaga apa yang telah menjadi tradisi kita, akan kita agendakan rapat pada pukul 19.30,” tutup Benny.

Sikap pengecut Agus Rahardjo tersebut karena dia sangat ketakutan akan dicecar oleh sejumlah pertanyaan oleh anggota Komisi III DPR RI. Agus akan ditanyai  mengenai peranannya di kasus e-KTP, saat menjadi Ketua LKPP dan hubunganya yang tidak harmonis dengan Novel Baswedan.

Besar kemungkinan, Agus Rahardjo adalah pihak-pihak yang berada di balik serangan terhadap Novel Baswedan.