SHARE

Jakarta – Pansus Hak Angket KPK merencanakan mengundang pakar hukum tata negara Prof Mahfud MD untuk disuruhi keterangan masalah KPK. Anggota Pansus Angket dari Fraksi PPP, Arsul Sani, begitu sepakat dengan saran mendatangkan Mahfud.

Arsul melihat butuh di cari tahu kenapa banyak guru besar serta pakar-pakar beda demikian vokal waktu KPK diangket, lain waktu ada Pansus Pelindo dsb. Kebenaran mesti di cari tahu.

” Demikian KPK, pada ribut, saya menginginkan tahu juga. Maka dari itu saya termasuk juga yang mensupport Pak Mahfud diundang ke Pansus, ” kata Arsul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Arsul menginginkan Mahfud keluarkan semua pandangannya berkaitan hak angket KPK bersama Pansus yang dibuat. Dia menginginkan ada debat sehat yang berlangsung waktu pertemuan.

” Diundang ya kita berdebat serta saya menginginkan berikan juga pada Prof Mahfud kalau yang beliau berikan itu yaitu satu pendapat, bukanlah hanya satu pendapat, ” terang Arsul.

Selanjutnya Arsul menginginkan menggali apakah support Mahfud ke KPK murni jadi seseorang pakar hukum tata negara atau karna kebutuhan beda. Arsul menginginkan meyakinkan adakah jalinan emosional pada Mahfud serta KPK dibalik support itu.

” Kan saya menginginkan ajukan pertanyaan juga, apakah pendapat beliau itu murni pendapat kepakaran, keilmuan tata negara, atau ada jalinan emosional pribadinya dengan KPK, ” sebut Sekjen PPP itu.

Menyikapi wacana Pansus yang juga akan mengundangnya, Mahfud telah menyanggupi. Kesiapan Mahfud dikatakannya lewat akun Twitter resminya, @mohmahfudmd.

” Berkenaan kabar berita kalau terkecuali Yusril saya akan diundang DPR untuk RDP Angket KPK, jadi saya nyatakan saya siap ada asal diundang, ” cuit Mahfud di Twitter.