SHARE

WASHINGTON — Pemerintah Amerika Serikat (AS) juga akan melarang warganya melancong ke Korea Utara. Argumennya terkait dengan “ancaman serius penangkapan” oleh otoritas negeri komunis itu.

Jadi info, pada Januari lantas kepolisian setempat membekuk seseorang mahasiswa AS, Otto Frederick Warmbier, yang tengah liburan di Korea Utara. Otto dituding sudah lakukan tindakan mata-mata.

Reuters, Jumat (21/7), memberikan laporan, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson sudah keluarkan peta geografis larangan melancong untuk semua rakyat AS. Info ini berdasar pada pernyataan juru bicara Kemenlu AS, Heather Nauert.

“Nantinya, paspor AS juga akan jadi tidak dapat digunakan melancong ke, lewat, serta sepanjang di Korea Utara. Serta seorang harus mempunyai paspor dengan validasi yang spesial supaya dapat pergi atau lewat Korea Utara, ” kata Heather Nauert.

Pihaknya mengaku, langkah preventif ini adalah imbas dari masalah kematian Otto F Warmbier yang dinilai mencurigakan. Kemenlu AS juga akan mempublikasikan travel warning itu mulai minggu depan. Bagaimanapun, paspor spesial juga akan diberi pada warga AS yang harus pergi ke Korea Utara untuk menyalurkan pertolongan kemanusiaan.

Baca Juga  Industri Pariwisata AS dan Kuba Terancam Karena Aturan Baru Trump