SHARE

Mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menegaskan kembali bahwa ia tidak pernah bertemu dengan Andi Agistinus atau Andi Narogong, pengusaha yang menjadi rekanan Kemendagri dan disebut-sebut membagi-bagi uang kepada banyak anggota DPR, termasuk dirinya.

Anas mengatakan, tak ada uang (e-KTP) yang mengalir kepadanya.

“Begini, soal kongres kan sudah ada sidangnya sendiri. Satu peristiwa masa ada 2 cerita. Kalau mau jernih, mau jeli, dengan mudah bisa bedakan mana karangan, mana yang benar, mana kesaksian, mana kesurupan. Daun jambu saja nggak ada apalagi uang,” ungkap Anas, ketika didesak media mengenai dana dari Andi Narogong untuk menyokongnya sebagai ketua umum partai Demokrat

Anas menjawab pertanyaan wartawan sejak ia turun dari mobil hingga memasuki ruang tunggu Gedung PN Tipikor Jakarta, Kamis (6/4) pagi.

katp

Ia tiba beberapa menit setelah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, yang juga dimintai keterangannya dalam kapasitasnya sebagai pimpinan fraksi Golkar.

Anas konsisten menyerang Mohammad Nazaruddin.

Soal pertemuan dengan Andi Narogong, Anas juga tidak mengakuinya. Menurutnya, cerita pertemuannya dengan Andi hanya karangan.

“Kalau itu mudah dicek kan, lewat CCTV kan ada. Kalau aku punya teman namanya Andi juga tapi bukan Andi Narogong. Mudah-mudahan hari ini saya bisa pertama kali bertemu kalau ada atau suatu hari. Ya (ada pertmuan) kan kata itu toh kata makhluk itu toh,” ujar Anas.

Anas datang dengan menggunakan jaket hitam dan kemeja putih.

“Nggak ada persiapan. Tergantung materi yang ingin didalami. Tapi prinsipnya, saya akan membantu KPK untuk membedakan mana fakta, mana fiksi, membedakan mana cerita kosong, mana keterangan yang benar, membedakan mana fitnah mana fitness,” ujar Anas.