SHARE

Jakarta – Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf resmi daftarkan diri jadi akan calon gubernur Jawa Timur lewat partainya. Bagaimana nasib Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang terlebih dulu mendaftarkan jadi cagub pada awal Juni lantas?

” Siapapun yang mendaftar, ya mesti di terima. Wong kepingin mendaftar kok, ” jawab Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (13/7/2017).

Nurhayati yang anggota DPR RI fraksi Demokrat dari daerah penentuan Malang Raya, Jawa Timur itu ambil formulir pendaftaran pada Selasa (12/7/2017) kemarin. Dia optimis juga akan dapat melanjutkan kepemimpinan Soekarwo jadi Gubernur Jawa timur 5 th. yang akan datang.

Kata Soekarwo, siapapun bisa mendaftar serta miliki langkah serta ikhtiar untuk jadi Gubernur Jawa timur. serta mesti penuhi 19 prasyarat yang telah ditetapkan, salah satunya menyerahkan video profil calon itu.

” Ya ndak apa-apa. Ya, mungkin saja tidak tahu langkah ikhtiarnya serta berdoanya seperti apa. Siapa tahu (jadi gubernur). Kan itu haknya (Nurhayati), ” katanya.

Disinggung tentang kesempatan pencalonan Gus Ipul jadi calon gubernur yang diusung Demokrat, Gubernur Jawa Timur ini menyebutkan, dianya telah dengan Gus Ipul memimpin Jawa Timur sepanjang dua periode. Dengan pribadi, Soekarwo mensupport Gus Ipul untuk jadi penerusnya.

” 10 th. kumpul, saya tentu (mensupport). Itu hak pribadi saya. Namun organisasi lain (keputusannya). Bila ketentuan partai, terserah majelis tinggi. Ketentuan majelis tinggi berdasar pada survey, ” terangnya.

Ia memberikan, bila dari survey itu angkanya imbang atau nyaris sama pada kader serta diluar kade. Jadi, partai juga akan pilih kadernya.

” Ada kekhususan untuk kader. Bila elektabilitasnya sama, jadi yang diambil internal. Bila (elektabilitasnya) terpaut jauh, jadi yang dipilh surveinya yang tinggi, ” tandasnya.