SHARE

JAKARTA – Bank QNB Indonesia memperoleh suntikan modal sebesar Rp 2, 18 triliun dari Qatar National Bank Q. P. S. C (“QNB Group”) sebagai Pemegang Saham Pengendali. QNB Group dalam hal semacam ini juga melakukan tindakan jadi Konsumen Siaga dalam Rights Issue V PT Bank QNB Indonesia, Tbk.

Plt. Direktur Paling utama Bank QNB Indonesia, Azhar bin Abdul Wahab menerangkan, penambahan modal itu adalah realisasi prinsip QNB Group untuk selalu melindungi stuktur permodalan Bank yang kuat dan melindungi kestabilan perkembangan usaha Bank.

Dari keseluruhan dana Rp2, 18 triliun, sebanyak mungkin sebesar Rp2, 06 triliun juga akan dipakai untuk beli HMETD yang di tawarkan dalam Rights Issue V, sedang bekasnya juga akan dipakai dalam Rights Issue th. depan. Dana dari Rights Issue V, sesudah dikurangi bebrapa cost emisi juga akan dipakai oleh Bank untuk tingkatkan aset produktif, terutama berbentuk penyaluran credit.

” Dengan dikerjakannya Rights Issue V serta penambahan setoran modal dari QNB Group, jadi rasio KPMM Bank juga akan ada dikisaran 16 %, jauh diatas ketetapan minimal OJK, ” tutur Azhar dalam launching yang di terima Republika, Senin (10/7).

Bank QNB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Umum (“RUPSLB”) berada di Kantor Pusat, QNB Tower, 18 Parc SCBD, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, Senin (10/7). RUPSLB itu mengambil keputusan pengangkatan Heba Ali Ghaith Al-Tamimi serta Stephen Holden jadi Komisaris ; serta Adhiputra Tanoyo jadi Direktur. RUPSLB juga menyepakati pengunduran diri Grant Eric Lowen jadi Komisaris.