SHARE

Olly Dondokambey mestinya sejak tahun 2013 sudah ditetapkan sebagai tersangka di kasus korupsi proyek Pembangunan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

Olly, dalam kapasitasnya sebagai anggota Badan Anggaran DPR dari PDIP, berperan sebagai orang yang mengatur proyek P3SON Hambalang tersebut.

Peranan penting tersebut berulangkali disampaikan Mohammad Nazaruddin, Angelina Sondakh, mau pun Anas Urbangrum, yang sama-sama sudah ditersangkakan dalam kasus ini.

Choel Mallarangeng, yang menjadi tersangka ke-6, juga sudah menyebut nama Gubernur Sulut itu.

Namun, Olly masih belum tersentuh.

olung
Olly “the Untouchables” Dondokambey (tengah) saat bertemu Pramono Anung yang kini Mensekab bersama jajaran Pemprov Sulut.

Ia juga tak bergeming di kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Kemendagri.

Olly bersikeras tak terlibat pada kedua kasus tersebut.

Di kasus korupsi P3SON Hambalang, Olly bahkan menjadi penerima aliran dana pertama, lalu menyusul Mirwan Amir dan Angelina Sondakh, dua politisi Demokrat yang sebelumnya menjad kolega karib Nazaruddin.

Kata Nazaruddin, dalam kasus korupsi P3SON Hambalang ini Olly mendapatkan dua kali kucuran dana anggaran, masing-masing Rp 7,5 miliar dan Rp 5 miliar.

Olly juga mendapatkan dana dari Mahcfud Suroso, Paul Nelwan, dan Mindo Rosalina Manulang, rekanan untuk proyek Hambalang.

Nazaruddin secara terbuka menyebutkan, banyak pihak yang melindungi Olly.

basol
Ibas. Belum bisa disentuh juga

Bekingnya banyak, kata mantan politisi Demokrat yang kini menjadi musuh nomor satu keluarga Cikeas itu karena juga keukeuh menyebut keterlibatan Edhie Baskoro Yudhoyono, alias Ibas.

Nazaruddin tak pernah ragu untuk membuka siapa-siapa yang mem back-up Olly, jadi beking atau pelindungnya.

Ada kekuatan atau kekuasan besar di belakang Olly sehingga sampai sekarang mantan bendum PDIP itu masih tidak tersentuh.

Yang melindungi atau mengamankan Olly pastilah punya keterkaitan, misalnya ikut mencicipi uang dari proyek Hambalang tersebut.

Atau juga proyek e-KTP.

Baca Juga  Ini Kata Choel Soal Keterlibatan Ibas di Kasus Hambalang, Lihat Nanti di Pengadilan

Olly banyak menerima barang dari PT Adhi Karya, salah satu kontraktor pemerintah yang menjadi rekanan pembangunan proyek Hambalang.

Itu yang membuat Olly sangat pantas jadi tersangka.

Saat gencar-gencarnya pengusutan kasus ini, pada 2013 misalnya, Nazaruddin sudah menyebut keterlibatan Pramono Anung, politisi senior PDIP yang saat itu menjadi Wakil Ketua DPR.