SHARE

JAKARTA — Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan, problem kependudukan tidak kalah perlu untuk dibicarakan. Meski, beberapa orang-orang menilainya hal tersebut juga akan jalan sesuai sama keadaan alamiah.

Jadi, ia menyatakan, pentingnya penambahan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih untuk umur produktif. Begitu bisa ambil faedah bonus demografi pada 2020 hingga 2030.

Bambang menyebutkan, bonus demografi bisa tingkatkan pendapatan masyarakat yang menyebabkan pada penambahan mengkonsumsi ataupun kenaikan investasi. ” Bila bonus demografi digunakan dengan baik jadi bisa kurangi tingkat ketergantungan, mendorong produktivitas, serta jadi Sumber perkembangan ekonomi, ” tuturnya di Jakarta, Selasa, (11/7).

Ia mengatakan, sekarang ini Keseluruhan Fertility Rate (TFR) atau angka kelahiran keseluruhan alami penurunan. Hal tersebut berlangsung mulai sejak pengenalan program Keluarga Merencanakan pada 1970 kemarin.

” TFR dapat dekati dua peluang di 2. 100 tetapi mesti ada kebijakan dari saat ini. Umpamanya tingkat kematian bayi mesti ditekan serta umur keinginan hidup mesti ditingkatkan, ” terang Bambang. Menurut dia TFR relatif stabil di angka 2, 1.

Selanjutnya, Bambang menyatakan, TFR tiap-tiap propinsi tidak sama. ” Bicara TFR bicara problem kesehatan, ini mesti diperbaiki supaya lebih baik, ” tuturnya.

Baca Juga  Kepala Bappenas Sebut Beban Jakarta Sudah Terlalu Berat