SHARE

BEKASI – Penggerebekan sekalian penyitaan beberapa ribu ton beras oplosan punya PT Indo Beras Unggul di Jalan Rengasbandung KM 60, Kelurahan Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (20/7/2017) malam, diikutkan dengan uji laboratorium.

Akhirnya, ada ketidaksamaan pada beras premium dengan beras bersubsidi. Ketidaksamaan itu diterangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mempunyai sebagian unsur, salah nya ialah kandungan karbohidrat yang terdapat dalam beras.

Pada beras premium, lanjutnya, kandungan karbohidrat cuma sebesar 25 %, sedang pada beras kwalitas rendah kandungannya sampai sebesar 80 %.

” Dalam label bungkus berasnya tertulis terdapat karbohidrat 25 %, walau sebenarnya hasil dari check laboratorium kita nilai karbohidratnya 81, 45 %. Jadi ini bukanlah type premium, namun di jual dengan harga premium. Orang-orang bermakna tertipu, ” katanya.

Berkaitan hal itu, beras oplosan yang awal mulanya adalah beras type IR 64 sejumlah 1. 162 ton itu semuanya diambil alih jadi tanda bukti. Di ketahui, beras yang telah terbungkus dalam paket beras premium itu siap diedarkan ke lokasi Jabodetabek.

” Sesaat ini kita kerjakan beberapa langkah menempatkan police line serta penyitaan, lalu kita juga akan menguber serta mengidentifikasi mana tersangka-tersangka intinya serta mana yang membantunya, serta lain-lainnya yang berkaitan masalah ini, ” tuturnya.

Terlebih dulu, Unit Pekerjaan (Satgas) Pangan yang terbagi dalam Mabes Polri, Kementerian Pertanian (Kementan), serta Komisi Pengawas Persaingan perebutan Usaha (KPPU), membuka peredaran beras premium oplosan di PT Indo Beras Unggul, Jalan Rengasbandung KM 60, Kelurahan Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (20/7/2017) malam.

Penggerebekan yang di pimpin segera Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Ketua KPPU Syarkawi Rauf, Ketua Satgas Pangan Irjenpol Setyo Wasisto, serta Sekjen Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih itu, berhasil mengamankan beras sejumlah 1. 162 ton yang disimpan dalam gudang.

Baca Juga  1.162 Ton Beras Dioplos Lalu Dijual Dengan Harga 3 Kali Lipat

Keseluruhnya beras adalah beras type IR 64 yang beberapa sudah dikemas ulang memakai paket beras premium, hingga bisa di jual sampai 3x lipat di banding harga beras type IR 64, yaitu dari awal mulanya seharga Rp 7. 000 per kg, di jual lebih mahal Rp 20. 400 per kg.