SHARE

Surabaya – Bukan sekedar akan calon gubernur Jawa Timur, masalah siapa akan calon wagub juga tidak kalah menarik untuk dibicarakan. Beberapa nama keluar serta masuk bursa. Siapa yang kuat?

CEO The Initiative Intitute Airlangga Pribadi menjelaskan, berdasar pada hasil survey, bila penentuan Wakil Gubernur Jawa Timur di gelar hari ini (simulasi nama terbatas), jadi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tempati posisi pertama.

” Nada Pak Anas jadi wagub cukup tinggi serta terpaut jauh dengan Pak Musyyafa (Ketua DPW PPP Jawa Timur) dan Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’, ” Airlangga waktu acara launching survey Pilkada Jawa timur 2018 di satu tempat tinggal makan di Surabaya, Kamis (20/7/2017).

Responden yang pilih Anas sejumlah 34, 35 %. Musyaffa Noer tempati posisi ke-2 dengan pencapaian 19, 53 %. Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ tempati 19, 40 %. Eks Bupati Probolinggo dua periode yang sekarang ini anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Hasan Aminuddin memperoleh 15, 27 % nada. Sedang Ketua DPRD Propinsi Jawa Timur yang Ketua DPW PKB Jawa timur Abdul Halim Iskandar memperoleh 11, 45 %.

Menurut Airlangga, argumen Anas mencapai nada cukup penting, karna telah di kenal orang-orang-tidak cuma dari daerah Banyuwangi serta Tapal Kuda. Namun juga daerah Mataraman sampai Surabaya.

” Warga lihat Pak Anas ini mempunyai kemampuan bagus memimpin Banyuwangi. Banyak juga memperoleh penghargaan baik nasional ataupun internasional. Warga yang ketahuinya bukan sekedar dari Banyuwangi serta tapal kuda, namun juga warga dari lokasi mataraman sampai Kota Surabaya, ” katanya.

Airlangga menyebutkan, siapa saja calon gubernur yang bergandengan dengan Anas, juga akan memperoleh nada penting. ” Karna nada dari Pak Anas, dapat menyokong atau mendulang nada banyak, ” katanya.

Baca Juga  Maju Pilgub Jatim, Khofifah Tepis Isu Mundur Sebagai Menteri

Dengan keadaan itu, apakah Anas juga akan jadi rebutan untuk calon Gubernur Jawa timur?

” Mungkin saja. Karna modal nada dari Pak Anas cukup tinggi. Serta dapat ambil nada dari Risma (Wali Kota Surabaya), bila Bu Risma tidak maju di Pilgub Jawa timur, ” tuturnya.

The Initiative Institute mengadakan survey Pilgub Jawa timur dari mulai 15-30 Juni 2017 dengan memakai pendekatan multistage random sample. Survey dikerjakan di 114 desa/kelurahan yang menyebar di semua kabupaten serta kota di Jawa Timur.

Jumlah responden sejumlah 1. 140 orang masyarakat Jawa timur yang sudah menikah atau minimum berumur 17 th. ke atas. Margin of error survey ini yaitu 3, 2 %.