SHARE

Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menghormati sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang berseberangan dengan koalisi pemerintah. Hal tersebut berkaitan sikap PAN yang walk out (WO) pada paripurna pengesahan revisi UU Pemilu jadi UU.

” Pasti PAN miliki sikap yang terkait dengan arti hidup satu partai. Pasti PAN telah mengkalkulasi bila berlainan dengan koalisi pemerintah serta ini menyangkut hidup matinya partai. Saya sangka tidak jadi masalah, PKB menghormati sikap itu, ” kata pria yang akrab disapa Cak Imin di kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu, 23 Juli 2017.

Dia juga malas mengintervensi Presiden Joko Widodo atau Jokowi, untuk berlaku tentang partai pimpinan Zulkifli Hasan itu. Ia jadi memohon supaya tidak menghakimi ketentuan PAN.

” PKB tidak berlaku. Kita tidak bisa menghakimi sikap semasing partai, ” terang Cak Imin.

Dia menjelaskan semuanya partai tentu miliki sikap. Ia juga menyanggah pimpinan partai koalisi berkumpul serta mengulas sikap partai berlambang matahari terbit itu.

” Itu bukanlah masalah PKB. Kita semasing miliki (sikap). Koalisi partai juga tidak berkumpul mengulas ini, ” tegas Cak Imin.

Dia merekomendasikan, bila memanglah ada pihak-pihak tidak sepakat dengan pengesahan revisi UU Pemilu, terutama masalah ambang batas presiden, jadi dapat lakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

” Bila ada yang berpandangan (presidential threshold 20 % tidak sah), jadi ada satu jalur sekali lagi yakni lewat MK. MK-lah yang kelak mengambil keputusan apakah itu konstitusional atau inkonstitusional, ” tandas Cak Imin.