SHARE

LONDON — Pelatih Chelsea Antonio Conte mempertanyakan ambisi Tottenham Hotspur. Spurs yang jual Kyle Walker ke Manchester City dengan harga 45 juta pound belum juga beli pemain sekalipun pada bursa tranfer th. ini.

Terlebih dulu Chairman Spurs Daniel Levy mengkritik bursa tranfer yg tidak stabil. Conte juga sepakat bursa tranfer th. ini begitu susah. Namun Conte yang membawa Chelsea juara Liga Primer musim kemarin menyebutkan status timnya dengan Tottenham berlainan.

” Bila mereka tidaklah sampai di Liga Champions, itu bukanlah tragedi. Bila mereka keluar pada bebrapa sesi awal Liga Champions, bukanlah tragedi. Bila mereka keluar sesudah kompetisi pertama di Liga UEFA serta kalah melawan Gent, itu bukanlah tragedi, ” kata Conte seperti ditulis dari BBC Sport, Kamis (27/7).

Namun, lanjut Conte, bila beberapa hal itu berlangsung pada Chelsea, Arsenal, Manchester City, Manchester United serta mungkin saja Liverpool jadi juga akan begitu menyakitkan. Conte menyebutkan status tim harus juga diperhitungkan.

” Tiap-tiap tim mesti mengerti ambisi mereka. Bila mereka berambisi mencapai titel Liga Champions jadi mereka mesti beli pemain mahal. Terkecuali bila menginginkan tetaplah di tempat yang sama. Sesederhana itu. Pertanyaan saya apa harapan Tottenham? ” kata Conte.

Telah lebih dari 850 juta pound di habiskan dalam bursa tranfer th. ini. Perusahaan Keuangan Deloitte memperkirakan bursa tranfer yang selesai pada 31 Agustus ini juga akan melalui rekor th. tempo hari dengan keseluruhan nilai tranfer sebesar 1, 165 miliar pound.

Chelsea telah menggunakan 130 juta poundsterling untuk tiga pemain. Yaitu Alvaro Morata dari Real Madrid, gelandang Tiemoune Bakayako dari Monaco serta pemain bertahan Antonio Ruediger dari Roma.

Baca Juga  Antonio Ruediger di Ikat Chelsea dengan Kontrak Senilai Rp 536 Miliar

Sesaat Tottenham menyatakan mereka menginginkan menjaga pemain mereka musim ini. Daniel Levy menyebutkan klubnya belum juga memerlukan pemain baru.

” Tempat kami di bursa tranfer yaitu kami mempunyai pelatih yang begitu yakin pada akademi. Jadi, terkecuali kami temukan pemain yang dapat buat ketidaksamaan besar, kami lebih pilih memberi peluang pada pemain muda dari akademi, ” tuturnya.