SHARE

Unit Resor Kriminil Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan O (35), seseorang buruh sawit di satu diantara perkebunan di perbatasan di Desa Semaja, Kecamatan Seimanggaris.

Pria O dilaporkan oleh orang-tua M (5) karna sudah mencabuli bocah itu sampai 10 kali.

” Orang-tua korban tahu perbuatan korban, tetapi baru melapor karna tempat rumah mereka yang jauh dari kantor polisi, ” tutur Kapolres Nunukan AKBP. Jepri Yuniardi, Selasa (25/7/2017).

Jepri Yuniardi menerangkan, pencabulan pada korban dikerjakan oleh tersangka O dari Februari sampai Maret 2017 dengan modus menawari korban dengan apollo atau kue bolu tiap-tiap korban dengan adiknya bermain ke tempat tinggal aktor.

Tingkah laku O itu dikerjakan sore hari sesudah pulang kerja serta korban telah dimandikan oleh orangtuanya.

” Modusnya korban diberi kue apollo, sesaat adiknya diberi balpoint sama kertas untuk beberapa catat. Sesaat si korban di ajak ke kamar belakang, ” tambah Jepri.

Aktor senantiasa membujuk M tidak untuk memberitahu tindakan itu pada orang-tua korban.

Tiap-tiap lakukan aksinya, O senantiasa menyebutkan, ” bila enak Tuhan terima, bila tidak enak Tuhan tidak terima. Janganlah katakan orang-tua kelak Tuhan geram “.