SHARE

JAKARTA — Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mengecek tiga klinik di Mangga Besar, Jakarta Barat, yang disangka menyalahi ketentuan.

Bila kembali tidak mematuhi ketentuan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga akan tutup serta mencabut izin tiga klinik itu.

Ke-3 klinik ini disangka tidak mematuhi karna lakukan detoksifikasi lewat infus, serta lakukan rehabilitasi beberapa pencandu narkoba. Klinik A, S, serta M sampai saat ini masih tetap beroperasi. Tetapi, mereka telah lakukan kesepakatan dengan Sudinkes Jakarta Barat.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto menyebutkan, pihaknya telah lakukan kontrol, serta diketemukan sebagian bukti pelanggaran.

” Jadi saat penggerebekan kami tidak temukan bukti-bukti pelanggaran. Tak tahu memanglah tak ada atau telah di hilangkan, kami tidak paham. Namun tempo hari tidak diketemukan. Klinik seperti harusnya. Tidak diketemukan bukti-bukti ya, ” ungkap Koesmedi waktu dihubungi, Selasa (11/7/2017).

Tetapi, untuk menghindar beberapa hal yg tidak dikehendaki, jadi tiga klinik itu lakukan kesepakatan dengan Sudinkes Jakarta Barat. Ancaman penutupan klinik juga dilayangkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta bila tidak mematuhi.

” Kesepakatan bila ketahuan ada praktek ilegal seperti itu juga akan kami tutup, ” ucapnya.

Aksi rehabilitasi pencandu narkoba tidak bisa dikerjakan di klinik atau poliklinik, serta mesti dikerjakan dirumah sakit yang ditunjuk. Sebab, sistem rehabilitasi diantaranya mengatur pasien konsumsi narkoba dengan terarah serta terbatas, berkaitan pemulihan supaya pasien tak akan konsumsi narkoba sekalipun.

” Problem detoks itu kan mesti terdapat banyak masalahnya, tidak bisa orang kecanduan selalu diberi obat. Dari sisi kejiwaannya, dari bagian hukumnya, dari bagian medis, ” tuturnya.

Baca Juga  Di Cengkareng Warga Temukan Surat Cinta di Celana Jins Mayat Remaja yang Terbakar