SHARE

Situbondo – Sesosok mayat wanita muda diketemukan di basic jurang perbukitan Desa Kotakan, Kecamatan Kota Situbondo, Jumat (21/7/2017). Mayat wanita yang diprediksikan berumur dibawah 30 th. itu tergeletak diatas bebatuan. Keadaannya telah mulai busuk serta membengkak.

Dari sekitaran tempat, polisi temukan satu HP disangka punya korban dan sepasang sandal jepit warna kuning. Untuk meyakinkan penyebabnya kematiannya, polisi mengevakuasi mayat korban ke RSUD Situbondo.

” Korban berjenis kelamin perempuan. Sesaat jati dirinya belum juga di ketahui. Kita masih tetap berupaya mengidentifikasi. Termasuk juga lewat HP yang diketemukan di TKP, ” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo.

Info mengatakan, mayat pertama kalinya diketemukan Usman, warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, waktu mencari dedaunan untuk pakan ternaknya, sekitaran jam 09. 00 Wib barusan. Pria 35 th. itu mencari dedaunan di sekitaran jurang perbukitan, yang tempatnya tidak demikian jauh dengan jalan raya setempat. Waktu mulai memanjat pohon tersebut, dia lihat mayat korban di basic jurang.

” Awalannya saya sangka bangkai hewan, karna kaosnya terungkap ke atas. Sesudah didekati nyatanya mayat orang. Saya tidak mencium baunya, karna jarak saya agak berjauhan, ” kata Usman, di sekitaran tempat penemuan mayat korban.

Saat itu, Usman segera memberitahukan warga serta piranti desanya, sampai segera diteruskan ke polisi. Waktu diketemukan, keadaan korban telah mulai membengkak. Korban menggunakan celana jeans serta kaos warna biru, dan sweeter bermotif loreng warna kuning gabungan hitam.

Dari dalam baju korban, diketemukan dua bungkus rokok merk Marlboro serta Gudang Garam Surya 12. Korban juga menggunakan perhiasan anting warna biru serta kalung memiliki bahan Stainless Steel. Di satu diantara kaki korban juga menggunakan gelang memiliki bahan benang.

Baca Juga  Guru dan Anaknya Hilang di Laut Usai Pergi Mancing Isi Liburan Sekolah

” Untuk penyebabnya kematiannya kami belum juga dapat memastikan. Kami masih tetap mesti menanti hasil kontrol dari dokter, ” tandas Nanang Priyambodo.