SHARE

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta menginginkan pergi ke Hong Kong untuk membahas serta lihat pengoperasian MRT di negara itu. Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik menyebutkan gagasan kepergian itu untuk membahas harga jadi bahan pertimbangan untuk subsidi yang juga akan diaplikasikan di Jakarta.

” Kita butuh kajinya dari tempat mana? Eh, kita ingin kasih subsidi ticket berapakah, nih? Business plan-nya harus kasih dahulu ke kita. Hingga saat ini belum juga, ” kata Taufik pada wartawan di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih Nomor 18, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

” Karna DKI itu mesti pikirkan tiga besar subsidi th. 2018, MRT, LRT, busway. Besar itu. Bila kita tidak subsidi, tidak ada yang naik, mahal kelak, ” sambung Taufik.

Taufik menyebutkan DPRD juga menginginkan lihat operasi MRT di Hong Kong. Tentang siapapun yang juga akan pergi ke Hong Kong, Taufik tidak memaparkannya.

” Ya kelak komisi yang berkaitan, ” katanya.

Terlebih dulu, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menyebutkan tidak tertutup peluang lakukan kunjungan ke Hong Kong. Pasalnya, mereka mesti pelajari benar karna ini adalah project yang besar.

” Ya, bila memanglah butuh kita saksikan, mengapa tidak, gitu lo. Ini kan problem bukanlah project kecil, ini project besar, ” kata Prasetyo, saat meninjau project MRT di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (10/7)

Dalam MRT fase 1 ini, sistem pembangunan telah menjangkau 74, 48 %. Gagasannya, project ini juga akan beroperasi pada 1 Maret 2019 serta diprediksikan bisa menarik penumpang sampai 173 ribu orang /hari.

Baca Juga  Djarot: Bagus, Terkait DPRD DKI yang Terbang ke Hong Kong Bahas MRT