SHARE

Dua petinggi DKI Jakarta di panggil oleh Komisi A DPRD DKI Jakarta untuk ikuti sistem wawancara. Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarif menyebutkan dua petinggi itu diusulkan untuk jadi Wali Kota Jakarta Utara serta Bupati Kepulauan Seribu.

” Pak Irmansyah yang semula Wakil Wali Kota Jakarta Selatan jadi Bupati Kepulauan Seribu serta Husein Murad yang semula Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI di promosikan jadi pengganti Pak Wahyu, Wali Kota Jakarta Utata, ” tutur Syarif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (10/7/2017).

Syarif menyebutkan mengajukan Husein serta Irmansyah adalah saran dari Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Djarot kirim surat pada Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi supaya mengulas saran promosi dua petinggi itu.

” Itu yaitu kebiasaan 2, 5 th. yang telah hilang. Dahulu tidak ada bagian seperti iru, saat ini cobalah dikembalikan. Spesial jabatan wali kota, mesti ada pertimbangan dari DPRD, ” tutur Syarif.

Mengenai, tempat Wali Kota Jakarta Utara saat ini di isi oleh Wahyu Haryadi serta tempat Bupati Kepulauan Seribu di isi oleh Budi Utomo. Syarif menyebutkan dia tidak ketahui argumen Djarot ganti dua petinggi itu.

” Semestinya memanglah didampingi BKD, jadinya ini barusan kurang komplit, kita tidak tahu argumennya, ” tutur Syarif.

Pemprov DKI Jakarta memanglah merencanakan untuk lakukan perputaran PNS DKI. Petinggi eselon II yang juga akan dirotasi disebut-sebut lebih dari 10 orang. Sedang petinggi eselon III yang dirotasi sekitaran 70 orang serta petinggi eselon IV sekitaran 100 orang.

Untuk eselon III serta IV, perputaran dikerjakan karna banyak jabatan yang kosong karna ditinggal PNS yang telah pensiun.