SHARE

DOHA — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sudah tiba di Qatar, Senin (24/7). Kunjungan Erdogan ke Doha mengemban misi untuk merampungkan krisis diantara Qatar dengan sebagian negara Teluk Arab.

Sesampainya di Doha, Erdogan selekasnya berjumpa dengan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al-Thani. Dalam diskusi keduanya, Emir Qatar mengulangi pendirian pemerintahnya kalau negaranya terbuka untuk dialog sepanjang kedaulatan mereka dihormati.

Emir Qatar juga menyatakan kembali pada Erdogan kalau tuntutan negara-negara Teluk pada Qatar, seperti tutup media Aljazirah, mengambil keputusan hubungan dengan Iran, serta hentikan pendanaan pada grup teroris, termasuk juga mengusir tentara Turki dari Doha yaitu satu keinginan yg tidak beralasan.

Hal semacam ini dinilai jadi tantangan untuk Erdogan yang mempunyai misi untuk merampungkan krisis di lokasi Teluk. Menteri Luar Negeri Turki Mavlut Cavusoglu, yang mendamping Erdogan dalam kunjungan itu menyebutkan kalau negaranya berusaha untuk mengatur perbincangan segera dengan pihak-pihak yang bersengketa.

” Langkah yang paling pas yaitu duduk dengan di meja serta (mempunyai) perbincangan segera. Berikut kendala paling utama dimuka kita serta saya mengharapkan juga akan ada peluang untuk format sesuai sama itu selekasnya, ” tutur Cavusoglu seperti dilaporkan situs Aljazirah.

Pada Ahad (23/7), Erdogan juga sudah berkunjung ke Arab Saudi serta berjumpa dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Kunjungannya kesana juga tetap dalam rangka mencari jalan keluar untuk mencairkan kembali kondisi di Teluk.

Meski sekian, pernyataan singkat yang dilaunching media Arab Saudi tidak menyinggung tentang perbincangan mengenai Qatar. Dilaporkan kalau Raja Salman serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman cuma fokus pada usaha kontra-terorisme bilateral pada Arab Saudi serta Turki.

Baca Juga  Erdogan: Era Tunduk dengan Barat Sudah Berakhir

Selepas perjalanan ke Arab Saudi, Erdogan meneruskan perjalanannya ke Kuwait. Di negara sebagai mediator krisis Teluk itu, Erdogan lakukan perbincangan dengan Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad Al Sabah. Sesudah dari Kuwait, Erdogan juga bertolak ke Qatar.

Meski Erdogan sudah berkunjung ke negara-negara yang ikut serta dalam krisis Teluk, namun jalan keluar konkret untuk meredakan kemelut di lokasi itu belum juga terlihat. Hal itu seperti memberikan indikasi kalau Erdogan alami kegagalan untuk menyambung kembali hubungan hubungan pada Qatar dengan sebagian negara Teluk.