SHARE

Karanganyar – DPR mengesahkan UU Pemilu walau diwarnai tindakan walk out (WO) beberapa fraksi, termasuk juga Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan peristiwa itu jadi ‘kemenangan’ mereka.

Walau dinilai kalah dalam penetapan ketentuan, Partai Gerindra tetaplah berbangga diri atas tindakan walk out fraksinya di DPR. Terkecuali Gerindra, fraksi beda yang walk out yaitu PKS, Partai Demokrat serta PAN.

” Untuk Gerindra serta partai pendukung presidential threshold 0 % itu, barusan malam yaitu malam kemenangan, ” kata Ferry Juliantono waktu menghadiri pengajian akbar Muhammadiyah di RS PKU Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (21/7/2017) malam.

Kemenangan yang ia maksud tidaklah berdasar pada hasil voting. Tetapi kemenangan karna berdasar teguh pada konstitusi.

” Kemenangan bukanlah ditetapkan jumlah votingnya, namun karna kita berkelanjutan melindungi nilai-nilai konstitusi serta nilai-nilai demokrasi, ” katanya.

Ferry menilainya ketentuan presidential threshold 20-25% inkonstitusional karna tidak cocok dengan UUD 1945. Gerindra juga mensupport pihak-pihak yang juga akan memajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

” Gerindra juga mensupport lah. tidak usah Partai Gerindra, orang-orang kelak juga pastinya akan lakukan judicial review, ” ucap Ferry.

” Saya percaya kehendak rakyat dimenangkan dalam ketentuan MK. Bila ingin gunakan kekuasaan, semuanya memanglah dapat dipaksakan, namun pada akhirnya kasihan bila kelak pemerintah serta pendukungnya kalah di MK. Semuanya jadi sia-sia, ” tutupnya.

Baca Juga  Pemerintah Usulkan Lagi Balik ke UU Lama Terkait RUU Pemilu yang Masih Deadlock