SHARE

Seseorang ibu rumah-tangga berinisial NT (48), yang indekos di Kelurahan Kota, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan ke kepolisian resor setempat karna seringkali mengatakan kata kasar ditempat kosnya.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast menyebutkan, NT diadukan oleh tetangganya ke Bhabinkamtibmas Polres Belu Bipka Jeremias Mbae, karena sukai keluarkan kata kasar (makian) dimuka tetangga satu kosnya.

” Sesudah terima laporan dari warga binaannya lewat telepon, Bripka Yerem yang sudah melakukan apel pagi di Polres Belu, segera menuju ke tempat peristiwa, ” kata Jules pada Kompas. com, Kamis (20/7/2017).

Bripka Yerem dengan ketua RT setempat, lalu menyebut NT serta menasehatinya. NT juga pada akhirnya berjanji akan tidak mengulangi tindakannya itu.

NT lanjut Jules, juga setuju, bilamana hal itu kembali dikerjakan, jadi dianya siap terima denda, bahkan juga keluar dari kos yang disebut rumahnya saat ini.

“Anggota kita dan pak RT telah sarani dia, bila emosi dengan seorang atau ada problem dalam tempat tinggal, mesti dikerjakan serta tidak bisa mengumpat tidak terang. Kelak bila ada tetangganya yang tersinggung, bebrapa dapat sama-sama ribut serta berkelahi, ” tutur bekas Kapolres Manggarai Barat itu.

Terlapor NT kata Jules, mengaku kekeliruannya serta telah dituangkan dalam surat pernyataan, yang ditanda tangani RT setempat.

” Semoga peristiwa begini tidak berlangsung sekali lagi, ” kata Jules.