SHARE

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga akan ganti Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi serta Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo. Argumennya, ke-2 petinggi itu telah sangat lama ada di lokasi itu.

” Bupati Kepulauan Seribu itu kan telah lama sekali ya disana, jadi ini untuk penyegaran. Berarti dia juga akan dimutasi ke darat, dia kan di laut atau di pulau telah lama, ” tutur Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (11/7/2017).

Sebelumnya jadi Bupati, Budi menjabat Wakil Bupati Kepulauan Seribu mulai sejak 2015. Kemudian, dia jadi Bupati Kepulauan Seribu mulai sejak Agustus 2015 sampai sekarang ini.

Djarot menyebutkan, argumen perubahan Wahyu jadi Wali Kota Jakarta Utara juga sama yakni untuk penyegaran.

” Dahulu kan dia wakil wali kota serta saat ini wali kota, jadi butuh penyegaran, itu saja sesungguhnya, ” tutur Djarot.

Ia tidak ingin memberitahu terlebih dulu ke mana Wahyu serta Budi juga akan dipindahkan. Hal tersebut juga akan di sampaikan waktu pelantikan berjalan.

Wahyu juga akan digantikan oleh Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah DKI Husein Murad, sedang Budi juga akan ditukar oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Irmansyah.

” Untuk lokasi kan memanglah tugasnya berat juga ya. Jadi Pak Husein Murad kita mutasi ke sana karna eselonnya sama, ” tutur Djarot.

Ia menyebutkan, gagasan perombakan ini adalah sisi dari pelajari. Sesudah ini, Djarot menginginkan supaya deretan wali kota serta bupati dapat bekerja lebih maksimal.

Djarot juga memohon deretan wali kota serta bupati mengevaluasi kemampuan lurah serta camat mereka.

” Jadi janganlah sekali lagi mereka membiarkan bangunan liar serta mesti melindungi ketertiban di lokasi, ” tutur Djarot.