SHARE

LAMPUNG – Endis mengaku telah 3x mengambil sepeda motor. Tindakan itu ia kerjakan dengan partnernya YD.

Menurut Endis, ada dua langkah yang dipakai mengambil motor.

Pertama menodong korban yang melintas memakai sepeda motor.

Endis menyebutkan, berniat menanti ditempat sepi pada malam hari yakni di Tugu Duren, Sukadanaham.

Demikian lihat ada sepeda motor melintas, Endis serta YD hentikan sepeda motor yang dikendarai anak-anak.

“Saya todongkan senjata tajam ke korban. Saya ancam bunuh bila tidak memberi sepeda motornya. Karna korbannya anak-anak, motor diserahkan demikian saja ke saya, ” terang Endis.

Langkah ke-2 yaitu dengan mengincar sepeda motor yang kuncinya bergantung.

Sepeda motor curian di jual Endis ke penadah dengan harga diatas Rp 2 juta.

Uang itu dibagi dua dengan YD.

“Uangnya untuk pegangan jajan serta untuk beli narkoba, ” ucap dia.

Tim spesial antibandit (Tekab) 308 Polsek Tanjungkarang Barat membekuk Endis (20), tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Polisi menangkap Endis di daerah Pinang Jaya, Kemiling, tidak lama selesai mengambil.