SHARE

Fraksi partai Gerindra berubah sikap soal Pansus angket KPK. Gerindra memutuskan untuk mengirimkan perwakilan ke Pansus.

“Setelah dikaji dan disepakati bersama ternyata bahwa pansus bisa jalan terus tanpa lengkap semua fraksi. Dengan situasi dan kondisi ini maka bisa jadi kerugian jika kami tidak kirim utusan,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid.

Sodik menuturkan pihaknya ingin mengawal proses angket KPK agar materi dan substansinya tidak melebar. Kendati demikian, Gerindra akan tetap konsisten menolak angket KPK. “Kita akan ngawal. Siapa tahu bisa mempengaruhi dengan melobi dan lain-lain,” jelas dia.

sodikin
Sodik Mudjahid

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut proses telah sampai pada penyerahan nama-nama perwakilan dari tiap fraksi. Syarat kuorum pembentukan Pansus, lanjutnya, dihitung hanya dari fraksi-fraksi yang mengirimkan anggota.

“Kuorum dari yang mendaftar. Enggak ada istilah lagi enggak ngirim. Saya kaji, ya sudah berapa yang daftar saja,” ujar Fahri.

Dia mengingatkan fraksi-fraksi yang tidak mengirimkan angket tidak akan bisa mengikuti rapat Pansus.

Akibatnya, fraksi yang menolak tidak bisa menentukan sikap terkait subtansi dan materi angket yang ditanyakan kepada KPK.

“Kalau enggak ngirim dia enggak bisa rapat. Enggak bisa rapat enggak bisa nentukan arah,” jelas dia.

Fraksi Gerindra sendiri sebelumnya menyatakan menolak hak angket itu dan tidak akan mengirimkan wakilnya dalam pansus. Namun kini sikap itu berubah.

Baca Juga  Hanura Yakin Pansus KPK Sudah Siap Jalan