SHARE
Setya Novanto, Ketua DPR RI yang akan tetap mematuhi hukum di Indonesia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat sensasi. Komisi yang memiliki kekuasaan luar biasa di Indonesia sehingga disebut super body itu, berusaha untuk kembali membuat kegaduhan saja, pada Senin (10/4/2017).

Salah satunya dengan cara meminta Dirjen Imigrasi untuk mengeluarkan surat cegah dan tangkal (cekal), bagi beberapa nama yang baru dicurigai terlibat kasus e-KTP. Selain mencekal Miryam S. Haryani, terdakwa kasus kesaksian palsu, KPK juga mencekal Setya Novanto.

Settnov, demikian sapaan keren Ketua DPR RI ini, padahal sudah berupaya maksimal untuk kooperatif saat diminta dan hadir sebagai saksi dalam kasus e-KTP, pecan lalu. Sebagai Ketua DPR dan ketua umum partai besar di Indonesia, Golkar, tentu sangat tidak mungkin Setnov kabur ke luar negeri.

Namun usaha cekal itu telah membuat kerugian besar bagi parlemen di Indonesia. Sebagai Ketua DPR yang masih aktif menjalankan tugas-tugasnya, Setnov seperti dipasung oleh KPK. Inilah salah satu bukti, jika komisi itu sudah mengganggu tugas Negara, tanpa memperhatikan risiko atas perbuatannya.

Beruntung Setnov, tak terpancing atas tindakan KPK tersebut. Sebagai warga Negara terhormat, ia akan tetap mematuhi hukum, meski dirasakan tak adil bagi Ketua Umum Partai Golkar ini.

“Soal pencekalan, saya akan koperatif dengan aparat. Saya adalah orang yang taat hukum, pastinya saya akan hadir seandainya kesaksian saya diperlukan kembali. Tentunya sejauh hal yang saya ketahui,” kata Setnov di kantor DPR, Selasa (11/4/2017).

Keterangan dari seorang Ketua Umum DPR yang dipilih sebagai wakil rakyat Indonesia itu harus dihormati KPK. Pencekalan terhadap Setnov, bukanlah esensi dalam kasus e-KTP ini. Bahkan langkah KPK itu masih jauh dari usaha mereka menuntaskan dan memberantas kasus korupsi di Indonesia.

Baca Juga  Ini Alasan Golkar Tetap Solid Dukung Setnov

Tentunya akan lebih baik, jika KPK tetap fokus pada usahanya memberantasan korupsi, dari pada membuat sensasi, seperti mengeluarkan cekal pada Setnov.