SHARE

JAKARTA — Menteri Koordinator Bagian Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sekarang ini ada investor Cina yang tertarik untuk meningkatkan usaha industri perikanan di Danau Toba. Ia menyebutkan, bentuk usaha yang sama telah jalan di Morowali.

Luhut menerangkan daya tarik pihak Cina untuk dapat meningkatkan usaha di Indonesia dapat jadi satu diantara langkah untuk negara untuk dapat meningkatkan negara. Ia menyebutkan, beban APBN tidak dapat semuanya diposkan ke investasi, terkecuali karna jumlah modal yang tidak sedikit, hubungan kerja dapat membuat kesempatan usaha yang semakin besar.

Luhut menceritakan, terlebih dulu sudah ada perusahaan atau investor asal Cina yang menanamkan modalnya di Morowali, Sulawesi Tengah. Investor itu membuat pabrik pemrosesan mineral dengan nilai investasi menjangkau 7 miliar dolar AS.

Pergi dari hal itu, pihak Cina juga akan meningkatkan usaha pada bidang industri perikanan di Danau Toba. ” ” Kami miliki showcase. Investor Cina di Morowali itu menanamkan dana nyaris 7 miliar dolar AS. Saat ini telah mulai produksi, ” lebih Luhut, di Rapat Koordinasi Nasional Unit Pekerjaan Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal, di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (11/7).

Luhut menyebutkan sekarang ini ada investor Cina terkecuali meningkatkan bidang perikanan mereka ada juga yang menginginkan membuat jalur kereta yang terbentang dari Medan hingga Danau Toba, dengan nilai investasi sebesar 10 miliar dolar.

” Dia ingin bangun railroad dari Medan hingga Danau Toba, dia ingin bangun infrastruktur. Saya fikir dia ingin investasi kecil, dia katakan kami siap hingga 10 miliar dolar. ” ‎kata Luhut.

Baca Juga  DPR Minta Pembangunan Infrastruktur Danau Toba Dipercepat