SHARE

Serangan teror serta kematian berkaitan teror alami penurunan th. lantas walau usaha untuk menjatuhkan grup teror Negara Islam di Irak serta Suriah (ISIS) serta jaringan grup teror Iran yang disponsori negara sedikit kurangi kekuatan mereka.

Dalam laporan tahunan mengenai terorisme global yang dilaunching Rabu (19/7/2017), Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyebutkan, serangan teror di semua dunia turun sebesar 9 % dari th. 2015 hingga 2016, sesaat jumlah korban tewas turun 13 %.

Tetapi petinggi AS memperingatkan, ISIS tetaplah jadi ” organisasi teroris paling dapat didunia pada th. 2016, ” yang menolong mendorong penambahan lebih dari 20 % serangan di Irak dibanding th. 2015.

Baca : Sesudah Mosul Diambil Kembali, Selesaikah Perang Melawan ISIS

Mereka juga memperingatkan, ISIS selalu memakai operasinya sendiri sembari mengeksploitasi lokasi yg tidak mempunyai pemerintahan seperti di Libya, Somalia, Yaman, Nigeria timur laut, sisi dari Semenanjung Sinai di Mesir, serta lokasi perbatasan Afganistan-Pakistan.

” ISIS bertanggungjawab atas semakin banyak serangan serta kematian dari grup aktor yang lain pada th. 2016, ” kata Juicetin Siberell, koordinator anti teroris Departemen Luar Negeri AS, dengan memakai satu diantara banyak akronim untuk grup teror itu.

Di Capitol Hill, senator dari ke-2 iris pihak menyebutkan optimisme hati-hati kalau perkembangan tengah di buat dalam perang melawan ISIS, sesudah satu briefing tertutup oleh petinggi tinggi pemerintah, termasuk juga Menteri Pertahanan, James Mattis serta Menteri LN Rex Tillerson.