SHARE

JAKARTA — Pemerintah Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan membuat venue BMX yang ditujukan untuk proses cabang olah raga balap sepeda dalam Asian Games 2018.

Menurut Kepala Dinas Pemuda serta berolahraga (Dispora) DKI Jakarta, Ratiyono, pembangunan venue BMX itu adalah instruksi dari Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR).

” Jadi, pada pertengahan bulan Juli ini, Pemprov DKI Jakarta memperoleh pekerjaan penambahan dari Kementerian PUPR, yakni membuat venue BMX untuk Asian Games 2018, ” kata Ratiyono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/7).

Dia memprediksi pembangunan venue BMX itu nanti memerlukan cost lebih kurang Rp 13 miliar. Tetapi direncanakan pembangunannya kelak akan tidak memakai Biaya Pendapatan serta Berbelanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. ” Pembangunan venue BMX itu kelak juga akan memakai dana dari kompensasi kenaikan Koefisiensi Lantai Bangunan (KLB) satu diantara perusahaan swasta di Jakarta. Jadi, tidak memakai APBD DKI, ” tutur Ratiyono.

Dia mengungkap pembangunan venue BMX tersebut juga akan diawali pada Agustus 2017 serta ditargetkan telah rampung pada Februari 2018 yang akan datang, hingga bisa selekasnya dipakai jadi arena balap sepeda.
” Kurang lebih Februari 2018 pembangunannya telah usai. Kemudian, Maret dikerjakan finalisasi, lalu April atau Mei telah segera dapat dipakai untuk latihan. Kami juga akan kebut pelaksanaannya, ” ungkap Ratiyono.

Dia memberikan pembangunan venue BMX itu juga akan dikerjakan dengan berbarengan dengan pembangunan beberapa Gelanggang Olah Raga (GOR), dan lapangan baseball serta lapangan softball.
” Jadi, pembangunan venue BMX, beberapa GOR, lapangan baseball serta lapangan softball juga akan dikerjakan bersamaan. Semua itu memakai dana dari kompensasi KLB perusahaan swasta, ” kata Ratiyono.