SHARE

Jakarta – Satu video berjudul ‘lmparan tong sampah maut’ yang diisi seseorang mahasiswa berkebutuhan spesial di-bully oleh mahasiswa yang lain serta disoraki. Menyikapi hal semacam ini, beberapa pegiat sosial yang perhatian pada penyandang autisme berang.

” Hari ini kami juga akan ke Universitas Gunadharma berkaitan ini. Kami juga akan audiensi dengan rektor, dekan, sampai senat berkaitan dengan bullying ini, ” tutur satu diantara penggagas tindakan, Trian Airlangga, waktu di konfirmasi detikcom, Senin (17/7/2017).

Trian adalah anggota dari organisasi Jakarta Barrier Free Tourism. Dia mengatakan sekurang-kurangnya ada 45 organisasi serta komune yang juga akan berkumpul di kampus Universitas Gunadharma.

” Yang juga akan kami berikan terlebih berkaitan bullying, tidak sepantasnya mahasiswa berkepribadian sesuai sama itu. Mahasiswa semestinya mempunyai akal budi yang terdidik, ” tambah Trian.

Trian dkk akan berikan keterangan tentang autisme serta bagaimana semestinya berlaku pada penyandangnya. Hingga tiap-tiap orang tidak bisa berlaku sewenang-wenang.

” Lalu bagaimana tindak lanjuti mahasiswa ini karna ini telah ada yang merekam lalu menyebar ke mana-mana apa yang kita kerjakan, Gunadharma bagaimana nih, ingin bagaimana nih sanksinya? Kekeliruan mesti ada konsekwensi, ” papar Trian.

Trian juga membuat daftar organisasi serta komune yang mensupport tindakan ini. Tersebut daftar organisasi serta komune itu :

A. Organisasi:

1. Rumah Autis
2. Yayasan Balita Tunanetra
3. Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
4. Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni)
5. AUDISI Indonesia (Advokasi untuk Inklusi Disabilitas)
6. Bandung Independent Living Center (BILiC)
7. Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB)
8. LBH Disabilitas
9. Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA)
10. Yayasan Sehjira
11. Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan Sulawesi Selatan (Perdik)
12. Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tubuh Indonesia (FKPCTI)
13. CIQAL – Yogyakarta
14. Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia – GERKATIN PROV. DKI JAKARTA
15. Pusat Rehabilitasi YAKKUM
16. Rumah Cerebral Palsy
17. Sehati Sukoharjo
18. PPDK -Klaten
19. UCPRUK Yogyakarta
20. Yayasan Cinta Sahabat Sosial
21. PPMDI (Persatuan Pengusaha Muda Disabilitas Indonesia)
22. PLJ (Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat)
23. PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia).
24. PPDI Sragen
25. HWDI Himpunan Wanita Disabilitas – Sulawesi Selatan
26. DPP HWDI
27. Dria Manunggal
28. Yayasan Puspadi Bali
29. FKM BKA Aceh
30. Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK)
31. Persatuan Penyandang Cacat (PERPENCA) Jember
32. Forum Peduli Difabel Arjasa Jember 31. Forum Peduli Pendidikan Jember
32. Rotary Club of Jakarta Sentral.
33. SMA IMMERSION PONOROGO
34. Akadini (Asosiasi Keluarga dengan Disabilitas Netra Indonesia)
35. Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera – Gunung Kidul Yogyakarta
36. PPRBM – Solo
37. Yayasan Komunitas Tuli Ciayumajakuning (E-TULI)
38. Forum Bangun Aceh
39. Yayasan Mitra Netra

Baca Juga  9 Siswa Pelaku Bully di Thamrin City Tergabung di Grup BOS Ungkap Polisi

B. Komunitas

1. Jakarta Barrier Free Tourism (JBFT)
2. Perintis Jakarta Ramah Autis (PJRA)
3. Koalisi Pejalan Kaki
4. Komunitas Orangtua ABK Emak Cakep Anak Keren
5. Naura Family Edu Centre
6. Baby Community
7. BEAT (Barrier Free Environment and Accessible Transport for All)
8. Komunitas Emak Setrong (Ortu ABK)
9. Indonesia Disabled Care Community (IDCC)
10. Forum Malang Inklusi
11. KUAT (Komite untuk Aksesibilitas Transportasi)
12. Gerakan Peduli Disabilitas (Gertas)
13. Paguyuban Inklusi Daya Mandiri Surabaya
14. Bravo for Disabilities
15. Komunitas M16 – Mataram
16. Akar Tuli Malang