SHARE
Nurdin Halid, Ketua Harian DPP Partai Golkar yang menyatakan solid dukung Setya Novanto.

Status tersangka pada diri Setya Novanto, setelah penetapan yang dilakukan KPK Senin (17/7/2017), tak membuat Partai Golkar guncang. Justru sebaliknya partai beringin ini menujukkan soliditas mereka dalam mendukung Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menghadapi kasus hukumnya.

Golkar secara jelas dan tegas mendukung Setya Novanto. Mereka juga bertekad tidak akan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum menggantikan Setya Novanto. Maklum apa yang dilakukan oleh KPK terhadap Setya Novanto, lebih karena motif balas dendam karena tidak ada bukti atau fakta yang cukup bagi KPK untuk mentersangkakan Setya Novanto dalam kasus e-KTP.

Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan partai memiliki alasan obyektif dan subyektif untuk tidak melakukan munaslub. “Jadi ada kondisi objektif dan subjektif yang membuat Partai Golkar berketetapan untuk melaksanakan keputusan rapimnas tidak melaksanakan munaslub,” kata ujar Nurdin usai rapat pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta pada Selasa (18/7).

Nurdin mengungkap ada tujuh keputusan yang dihasilkan rapat pleno DPP Partai Golkar hari ini, antara lain:

  1. DPP tetap konsisten melaksanakan hasil musyawarah luar biasa khususnya yang berhubungan dengan dukungan pemerintahan Jokowi-JK.
  2. DPP Partai Golkar tetap melaksanakan keputusan Rapimnas tahun 2016 khususnya yang berkaitan dengan pencalonan Joko Widodo sebagai calon presiden 2019.
  3. DPP Partai Golkar tetap melaksanakan keputusan Rapimnas 2017 untuk tidak melaksanakan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).
  4. DPP Partai Golkar menyetujui keputusan Ketua Umum Partai Golkar untuk menugaskan Ketua Harian dan Sekretaris Jenderal untuk bersama-sama melaksanakan koordinasi dalam menjalankan fungsi-fungsi harian dan tetap berkoordinasi dan tetap melaporkan kepada Ketum Golkar yaitu Setya Novanto.
  5. Berkaitan dengab proses pengambilan keputusan terhadap UU Pemilu pasa 20 Juli 2017 yang akan datang maka seluruh anggota fraksi diwajibkan untuk hadir dlm memperjuangkan penugasan partai Golkar.
  6. DPP Golkar meminta anggota Fraksi pemenangan pemilu Indonesia satu dan dua dan seluruh koordinator wilayah untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh kader berkaitan dengan kondisi terkini partai Golkar baik internal maupun eksternal.
  7. DPP Golkar menyikapi permasalahan dan antisipasi kedepan harus tetap berpegang teguh pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta seluruh peraturan pelaksanaan.
Baca Juga  Kekuatan Lama Bermuka Baru Coba Ganggu Partai Golkar dan PDI-P

Rapat pleno DPP Partai Golkar hari ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan jajaran pengurus DPP Partai Golkar lainnya.