SHARE

Bandung – Ketua Kamar dagang serta industri (Kadin) Kota Bandung, Iwa Gartiwa mantap maju di Pilwalkot Bandung 2018. Iwa menginginkan ekonomi kerakyatan serta kreatif jadi pondasi pembangunan Kota Bandung di masa yang akan datang.

Keseriusan Iwa berkompetisi di Pilwalkot Bandung diikuti pengembalian formulir pendaftaran ke DPC Partai Gerindra Kota Bandung, Jumat (21/7/2017). Ia percaya mempunyai kompetensi untuk membuat Kota Bandung.

Ia menyebutkan tanda kesuksesan seseorang pemimpin memimpin satu daerah ditunjukan dengan kesejahteraan rakyatnya. Hingga, sambung dia, untuk menjangkau hal tersebut perekonomian di daerah harus ditingkatkan.

” Saya sadar tidak dapat merampungkan kota ini dengan kendaraan kadin. Jadi mesti masuk ke pemerintahan untuk mendorong perekonomian kota lewat kebijakan serta regulasi, ” kata Iwa selesai pengembalian formulir pendaftaran.

Dia menjelaskan, berdasar pada pengalamannya di lapangan, terdapat banyak aspek yang membuat usaha kecil menengah susah berkembang. Salah satunya, sambung dia, kesusahan dalam terhubung pertolongan permodalan serta pemasaran product.

Menurut dia usaha kecil menengah masih tetap jadi pondasi perekonomian di Indonesia terutama Kota Bandung. Hingga, sambung dia, memerlukan keberpihakan dari pemerintah untuk mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah.

” Mesti ada kebijakan yang memberi keringanan akses permodalan pada usaha kecil. Selama ini product mereka bagus, tapo paket serta pemasaran masih tetap kurang. Terlebih industri kreatif sebagai favorit Kota Badung, ” papar dia.

Terkecuali mendorong pengembangan usaha kecil, ke depan pemerintah juga butuh memberi akses seluas-luasanya pada entrepreneur baru. Satu diantaranya mempermudah sistem perizinan usaha baru.

” Memanglah lebih gampang mendorong usaha yang telah berdiri daripada cetak entrepreneur baru. Namun tetaplah mesti seimbang. Entrepreneur baru bermunculan serta entrepreneur yang lama berkembang, ” kata Iwa.