SHARE

Jakarta Aktris cantik Amanda Seyfried buka-bukaan mengenai perjuangannya waktu hamil di 2016. Pemain film Les Miserables ini mesti meneruskan minum antidepresan untuk menyetabilkan kesehatan mentalnya.

” Saya tidak dapat terlepas dari antidepresan. Ini betul-betul obat untuk melawan kekhawatiran yang seringkali melandaku. Serta sepanjang bertahun-tahun saya tidak dapat dari Lexapro. Dosisku rendah, ” kata Amanda waktu diwawancarai dalam Dr. Berlin’s Informed Pregnancy.

Amanda mulai sejak umur 19 didiagnosis dengan obsessive-compulsive disorder (OCD). Ini yaitu satu masalah psikologis yang mengakibatkan seorang mempunyai fikiran obsesif serta tingkah laku yang berbentuk kompulsif. Masalah ini berlangsung dalam periode panjang.

Beberapa orang pasti bertanya-tanya, tidakkah bila minum antidepresan waktu hamil merugikan kesehatan janin? Dokter kebidanan serta kandungan Yale University School of Medicine, Amerika Serikat, Mary Jane Minkin miliki jawabannya.

” Referensi umumnya dokter kandungan yaitu keadaan depresi itu lebih jelek dari pada minum antidepresan. Jadi bila ibu hamil depresi, sebaiknya untuk meneruskan konsumsi obat antidepresan, ” kata Minkin mengutip Women’s Health, Jumat (21/7/2017).

Selanjutnya, Minkin menerangkan hanya satu antidepresan yang beresiko untuk ibu hamil yaitu paroxetine. Mengkonsumsi obat ini tingkatkan resiko bayi terserang problem jantung. Umumnya dokter juga akan ganti dengan obat beda.

Dokter kandungan juga juga akan merekomendasikan setelah melahirkan, ibu butuh kembali memeriksakakan kesehatannya ke psikiater. Ada kecenderungan wanita yang depresi waktu hamil berisiko besar alami depresi postpartum.

Minkin merekomendasikan wanita dengan keadaan depresi seperti Amanda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelumnya hamil. Hingga penyembuhan paling baik dapat dikerjakan, termasuk juga ganti antidepresan.