SHARE

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui siap terima kehadiran dari Panitia Spesial (Pansus) Angket DPR RI mengenai masalah Pelindo II yang diketuai oleh Rieke Diah Pitaloka.

Sesuai sama gagasan Pansus Pelindo II juga akan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017) jam 14. 00 WIB.

” Benar, siang diagendakan KPK juga akan terima kehadiran Pansus Angket Pelindo, ” jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Selanjutnya Febri. Mengakui belum juga ketahui maksud kehadiran dari Pansus Angket Pelindo II ke KPK.

” Kami dengar dahulu kelak nanti bagaimana. Dalam agenda berkaitan dengan sistem pansus angket Pelindo. Substansinya berlainan dg masalah yg tengah dikerjakan sekarang ini, ” imbuhnya.

Di ketahui, Pansus Pelindo ke KPK untuk menindaklanjuti hasil audit investigatif BPK RI pada Pelindo II yang membongkar potensi kerugian negara karena perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT) yang menjangkau Rp 4, 08 triliun.

BPK sudah menyerahkan hasil audit BPK RI itu ke Pansus. Setelah itu hasil audit juga akan diserahkan ke KPK ‎untuk ditinindaklanjuti.

Pada masalah sangkaan korupsi pengadaan QCC di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II th. biaya 2010, KPK baru mengambil keputusan eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino, jadi tersangka pada 18 Desember 2015.

Lino disangka menyalahgunakan wewenangnya sepanjang jadi Dirut PT Pelindo II dengan menunjuk segera perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co Ltd (HDHM), dalam project pengadaan QCC.

Atas tindakannya RJ Lino dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) serta atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Th. 1999, seperti sudah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Th. 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga  Busyro Bilang KPK Kebal Terhadap Hak Angket, Kata Prof.Romli Atmasasmita Tidak

Di kirim dari hp cerdas BlackBerry 10 saya dengan jaringan 3 Indonesia.