SHARE

TEGAL –Kementerian Perhubungan kirim Tim Percepatan Penyelesaian Dokumen Pendaftaran Kapal dengan On-line ke Pelabuhan Tegal, Jawa Tengah. Tim itu dibuat oleh Direktur Perkapalan serta Kepelautan serta dibantu oleh Kepala Bagian Status Hukum.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, mengatakan tim itu di kirim ke Pelabuhan Tegal untuk percepat pendaftaran dengan on-line kapal penangkap ikan, terutama di lokasi Tegal. ”Saya sudah memerintahkan pakar ukur kapal dari Surabaya, Semarang, serta Jakarta untuk menolong pendaftaran kapal nelayan di Tegal hari ini, ” ungkap Tonny, dalam tayangan persnya, Ahad (16/7).

Sampai sekarang ini, jumlah kapal di Pelabuhan Tegal yang memajukan pengukuran sejumlah 493. Sejumlah 435 kapal salah satunya telah diukur ulang serta 58 kapal yang lain belum juga dikerjakan pengukuran ulang karna masih tetap ada sebagian kekurangan kriteria yang perlu diperlengkapi.

Tonny membidik sisa kapal ikan yang perlu diukur ulang juga akan usai dalam satu atau dua hari ke depan.

Tonny menanggung jajarannya akan tidak menyulitkan proses ukur ulang kapal ikan serta juga akan selekasnya mengutamakan penyelesaian ukur ulang kapal ikan sesegera mungkin saja.

”Seperti arahan Menteri Perhubungan, kami juga akan menolong beberapa nelayan mengukur ulang kapalnya serta saya perintahkan deretan Perhubungan Laut untuk turun ke lapangan dan pro aktif menolong beberapa nelayan percepat pengukuran ulang kapalnya, ” tutur Tonny.

Untuk menolong yang memiliki kapal yang mengeluhkan kesusahan dalam mempersiapkan gambar kapal, Ditjen Perhubungan Laut juga akan bekerjasama dengan Kementerian Kelautan serta Perikanan dalam mempersiapkan satu diantara kelengkapan dalam memperoleh sertifikasi kapal.

Ditjen juga berjanji juga akan menolong percepatan pengesahan gambar rancang bangun kapalnya yang di tandatangani oleh pakar ukur kapal pada kantor syahbandar setempat.

Tonny menyatakan, ia akan tidak beberapa enggan memberi sangsi pada beberapa petugas Ditjen Perhubungan Laut yg tidak serius menolong percepatan pengukuran kapal ikan. ” Tidak cuma di Pelabuhan Tegal saja tetapi juga di semua pelabuhan di Indonesia, ” katanya.

Tonny mengajak deretan Kementerian Kelautan serta Perikanan untuk bersama mengingatkan serta menumbuhkan kesadaran beberapa yang memiliki kapal ikan supaya memajukan pengukuran kapalnya jadi kriteria pendaftaran kapal.

Sampai Ahad (16/7), kapal penangkap ikan yang telah tercatat dalam data base pendaftaran kapal sejumlah sejumlah 22. 279 unit dengan keseluruhan GT 1. 739. 940.

Pendaftaran kapal bisa dikerjakan di 51 tempat pelabuhan seperti tertuang dalam Ketentuan Menteri Perhubungan Nomor PM 39 Th. 2017 mengenai Pendaftaran serta Kebangsaan Kapal.