SHARE

Selain Kejaksaan Agung, pihak Kepolisian juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh penanganan kasus BLBI yang tengah dilakukan oleh KPK.

Salah satunya adalah bila diminta membantu untuk mencari pihak yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus tersebut.

Kendati demikian Korps Bhayangkara sementara ini menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan BLBI kepada penegak hukum yang menangani, yang dalam hal ini adalah KPK.

komjen
Komjen Pol Syafruddin

 

“Semua ada yang menangani ya, BLBI, Century, Hambalang. Kalau yang menangani itu minta bantuan kepolisian dalam kaitan pencarian DPO dan lain-lain, kami siap, kami backup penyidik baik dari Kejaksaan maupun dari KPK, kami bantu sepenuh hati,” kata Wakapolri Komjen Syafruddin di Mabes Polri.

KPK sudah menaikkan status penanganan perkara kasus penerbitan SKL BLBI ke tahap penyidikan. Lembaga antirasuah itu menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Tumenggung sebagai tersangka.

Syafruddin diduga melakukan korupsi dalam penerbitan SKL untuk Sjamsul Nursalim, pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia, salah satu obligor BLBI. Sjamsul Nursalim yang disebut KPK belum melunasi kewajiban utang Rp 3,7 triliun BLBI itu berada di Singapura.

Baca Juga  Mengapa KPK Tak Berani Jadikan Gamawan Fauzi Tersangka?