SHARE

Jakarta – Ketua KPK Agus Rahardjo membetulkan penetapan PT Duta Graha Indah (saat ini PT Nusa Konstruksi Enjineering) jadi tersangka tindak pidana korupsi. Ini yaitu pertama kali KPK mengimplementasikan pidana pada korporasi.

Hal semacam ini di sampaikan saat Agus mengonfirmasi kontrol Sandiaga Salahuddin Uno berkaitan pembangunan RS Udayana oleh PT DGI.

” Iya (Sandiaga Uno) jadi jadi saksi, tersangkanya PT DGI. Jadi kelak Anda ikuti saja, semoga yang pertama ini berhasil, ” ungkap Ketua KPK Agus Rahardjo di kantornya, Jumat (14/7/2017).

Kata ‘sukses’ ini dimaksud Agus terkait dengan tindak pidana pencucian uang.

Dalam masalah korupsi pembangunan RS Udayana, negara diprediksikan alami kerugian Rp 35 miliar. Tetapi belum juga di ketahui apakah nominal itu yang juga akan ditarget KPK.

” Ya kelak Anda ketahui sendiri lah, ” tutupnya.

Pagi tempo hari (14/7) KPK mengecek Sandiaga Uno berkaitan masalah korupsi pembangunan RS Udayana yang projectnya ditangani oleh PT DGI. Sandiaga sendiri adalah komisaris di perusahaan ini sepanjang 2007-2012.

Dari surat pemanggilan Sandiaga, tertulis PT DGI berstatus jadi tersangka dengan surat perintah penyidikan (spindik) tertanggal 5 Juli 2017. Terlebih dulu PT Duta Graha Indah terdaftar mengatasi dua project pembangunan yang diperkarakan KPK yakni project RS Pendidikan Udayana dan wisma atlet serta gedung serba manfaat Pemprov Sumatera Selatan.

Baca Juga  Bamsoet: Hak Angket Untuk Introspeksi KPK