SHARE

RAQQA — Tubuh keamanan serta militer yang dikerahkan untuk melawan Negara Islam Irak serta Suriah (ISIS) di Suriah mengonfirmasi kematian pemimpin grup militan itu, Abu Bakr Al Baghdadi, Selasa (11/7). Ia diprediksikan tewas dalam serangan udara sekitaran dua bln. lantas di lokasi tepi Raqqa.

Serangan udara yang di luncurkan Rusia terlebih dulu memanglah dijelaskan sudah membuat Baghdadi tewas. Tetapi, Moskow masih tetap lakukan penyelidikan apakah serangan dua dari pesawat tempur negaranya yang di luncurkan di lokasi selatan Raqqa betul-betul menewaskan kepala grup teroris itu.

Rangkuman yang didapat dari menganai kematian Baghdadi dalam serangan udara pada 28 Mei lantas lalu masih tetap diragukan, Ada kecemasan ia cuma tengah bersembunyi serta nanti keluar kembali, seperti yang berlangsung mulai sejak ISIS mulai perang di Irak serta Suriah pada 2014.

Namun, beberapa petinggi Turki yang bekerja sama juga dengan Rusia menyebutkan kematian Baghdadi bukanlah sekali lagi satu isu. Ini diprediksikan yaitu riil sesudah memperoleh infromasi dari seseorang anggota ISIS bernama Abdurahmon Uzbeki, yang sempat lakukan serangan di satu kelab malam Istanbul waktu perayaan th. baru 2017.

” Kami sudah mendengar dari beberapa sumber kematian Baghdadi mungkin saja benar ada serta ini didapat dari rangkuman apa yang disebutkan oleh beberapa anggota ISIS sendiri, ” tutur seseorang petinggi senior Turki, ditulis The Independent, Rabu (12/7).

Obervatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) juga menyebutkan sudah memperoleh konfirmasi Baghdadi terbunuh. Grup itu memperoleh laporan dari beberapa pemimpin grup oposisi Suriah di Raqqa kepala grup itu tewas dalam serangan yang berlangsung di Deir Al Zor, lokasi tepi kota itu.

Baca Juga  Serangan Rusia Diyakini Tewaskan Pemimpin ISIS Baghdadi

Disamping itu, juru bicara militer Amerika Serikat (AS) di Irak, Ryan Dillon berkomentar tentang kematian Baghdadi. Ia cuma bisa mengharapkan berita itu kesempatan ini benar ada berdasar pada laporan yang didapat dari Turki serta Rusia. Tetapi, sepanjang bukti yang kuat serta riil berkaitan hal semacam ini belum juga diperoleh, masih tetap ada kesangsian serta kecemasan besar.

” Kami mengharapkan ini benar serta ISIS mungkin saja juga akan mengaplikasikan garis suksesi yang kuat untuk pengganti Baghdadi, ” kata Dillon.