SHARE
KPK saat dipimpin oleh Agus Raharjo, banyak memiliki kelakuan miring.

Pasca sidang kedua kasus proyek e-KTP Kemendagri, Kamis (16/3), Komisi Pemberantasan Korupsi terus menggertak dengan menyatakan segera menetapkan tersangka baru.

Sejauh ini KPK masih menetapkan dua tersangka yakni Irman dan Sugiharto dari Dirjen Dukcapil Kemendagri. Ketua KPK, Agus Rahardjo, yakin jika bukan hanya Irman dan Sugiharto yang terlibat dalam di kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP tersebut.

Walau demikian Agus Rahardjo masih mengelak untuk menyebutkan nama tersangka baru tersebut.

“Mungkin baru akan kita tentukan dari hasil gelar perkara,” jelas Agus Rahardjo.

joko13

KPK tetap melakukan gelar perkara meskipun kasus proses hukum dari kasus dugaan korupsi proyek senilai Rp 5,9 trriliun tersebut sudah berjalan di PN Tipikor Jakarta.

“Kalau kerugian negaranya Rp 2,3 triliun kan bukan hanya 2 orang itu yang bertanggung jawab,” tegas Agus..

Dari dugaan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun, KPK beberapa kali menyebut ada Rp 250 miliar yang dikembalikan dengan rincian Rp 220 miliar berasal dari 5 korporasi dan 1 konsorsium, sedangkan yang Rp 30 miliar berasal dari 14 orang. Namun KPK tidak mengungkap 14 orang itu siapa saja.]

Kemudian apabila menilik surat dakwaan, ada puluhan nama yang disebut KPK terkait kasus itu. Beberapa nama besar pun disebut. Namun demikian, nama-nama yang disebut dalam dakwaan itu telah membantah terlibat atau menerima uang hasil korupsi proyek senilai 5,8 triliun itu.

Baca Juga  Miryam S Haryani Dicekal Hingga 24 September 2017