SHARE

Pihak pengacara CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mendatangkan bukti dalam sidang kelanjutan praperadilan berkaitan penetapan Hary jadi tersangka oleh Bareskrim Polri.

Satu diantara bukti yang didatangkan yaitu hasil putusan praperadilan Komjen Budi Gunawan.

Dalam sidang yang di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu, sekitaran 88 bukti didatangkan oleh pengacara Hary Tanoe.

Bukti-bukti itu mencakup putusan-putusan praperadilan, standard prosedur untuk penangan laporan yang berada di sebagian polda, lalu terdapat banyak mengenai Undang-Undang ITE, KUHP serta KUHAP.

Bukti itu sudah diserahkan serta di terima hakim tunggal yang memimpin persidangan, Cepi Iskandar. Hakim ajukan pertanyaan apakah bukti-bukti yang diserahkan pihak pengacara telah cukup.

” Ada sekali lagi, Yang Mulia, bukti-bukti tertulis, ” kata satu diantara pengacara Hary, M Maulana Bungaran, di ruangan sidang, Selasa (11/7/2017).

Gagasannya, bukti tertulis itu juga akan diserahkan menyusul besok. Maulana yang di konfirmasi selesai sidang membetulkan masalah satu diantara bukti yang mereka gunakan yaitu putusan praperadikan Komjen Budi Gunawan atas penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

” Ya kami ada menunjukkan satu diantara putusan Pak BG dari situs MA, ya jadi pembanding. Sesungguhnya kan serupa demikian ya tuntutan yang diserahkan dengan Pak Budi, ” tutur Maulana.

Dia tidak menerangkan khusus apakah menggunakan putusan praperadilan BG ini adalah kiat untuk melawan Polri di praperadilan.

Dia cuma mengatakan masalah kemiripan kasusnya, yaitu keduanya sama menuntut berkaitan penetapan tersangka. Status tersangka itu diputuskan KPK karena Budi Gunawan disangka mempunyai rekening tidak lumrah.

Waktu itu pengadilan mengabulkan permintaan praperadilan Komjen Budi Gunawan.

” Kemiripan ya malah kan di sini memohon dibatalkan penetapan tersangka client kami, ” tutur Maulana.

Veris, satu diantara kuasa hukum Polri dari Biro Hukum Polri, malas panjang lebar menyikapi pemakaian hasil putusan Komjen BG oleh pihak Hary Tanoe jadi bukti di persidangan.

” Boleh-boleh saja, ” tutur Veris.

Tidak cuma satu hasil putusan praperadilan Komjen BG yang jadikan bukti oleh pihak Hary.

Terdapat banyak putusan praperadilan yang lain yang dipakai, seperti praperadilan Hadi Purnomo pada yang diputuskan tersangka oleh KPK dalam masalah pajak, dua perkara putusan praperadilan masalah mobile-8, serta yang lain.