SHARE

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyebutkan dana Rp 10 triliun yang didapatkan pemerintah dinilai cukup untuk penyelenggaraan Pemilu.

Walau KPU serta Bawaslu totalnya memohon dana sebesar Rp 16 triliun untuk penyelenggaraan pemilu serentak 2019.

” Saya rasa cukup hingga kelak 2019, ” kata Tjahjo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Ia menyebutkan, angka itu lumrah jika peruntukkannya dari mulai bagian awal, verifikasi partai politik, sampai pencoblosan serta sidang di Mahkamah Konstitusi bila ada tuntutan.

” Ya memanglah mahal, ini kan memanglah untuk pilih presiden serta anggota legislatif di semua Indonesia. Hingga, angka sebesar itu lumrah, ” tutur Tjahjo.

Terlebih dulu, kementerian keuangan telah menyepakati untuk memberi dana pada penyelenggara pemilu sebesar Rp 10 triliun.

Dana itu, di ambil dari biaya menekan APBNP 2017 yang sejumlah Rp 25, 5 triliun.

Terkecuali untuk dana pemilu, biaya menekan juga diberi untuk persiapan Asian Games 2018 sebesar Rp 1, 5 triliun.

Baca Juga  Mendagri Sebut Presidential Treshold Perkuat Demokrasi