SHARE

JAKARTA — Gerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin (24/7) di buka melemah sebesar 5, 34 point bersamaan beberapa investor masih tetap ambil tempat terlepas saham.

IHSG BEI di buka turun 5, 34 point atau 0, 09 % jadi 5. 760, 08 point. Disamping itu grup 45 saham imbauan atau indeks LQ45 bergerak melemah 1, 34 point (0, 14 %) jadi 961, 51 point.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menyebutkan kalau tindakan jual yang masih tetap berlangsung di pasar saham domestik buat gerakan IHSG masih tetap ada di ruang negatif pada awal perdagangan hari ini, Senin (24/7). ” Kondisi itu buat trend pelemahan kelanjutan untuk IHSG masih tetap berpeluang berlangsung, ” tuturnya di Jakarta, Senin (24/7).

Tetapi, lanjut dia, harapan kemampuan neraca keuangan emiten periode semester pertama tahun ini yang positif bisa menahan desakan IHSG serta punya potensi buka kesempatan untuk kembali pada ruang positif.

” Kemampuan emiten yang positif bisa kurangi tindakan jual saham hingga bisa buka ruangan penguatan IHSG yang akan datang, ” tuturnya.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere memberikan kalau keyakinan instansi Asing pada perekonomian Indonesia yang masih tetap cukup tinggi menyusul afirmasi atas Sovereign Kredit Rating Republik Indonesia pada level ” investment grade ” oleh Fitch Rating juga akan melindungi gerakan IHSG.

” Penyematan posisian ini diinginkan bisa memberi keyakinan tinggi untuk aktor pasar di Indonesia, ” tuturnya.

Bursa regional, salah satunya indeks bursa Nikkei turun 171, 67 point (0, 85 %) ke 20. 927, 65, indeks Hang Seng menguat 111, 71 point (0, 42 %) ke 26. 817, 80, serta Straits Times melemah 10, 37 point (0, 31 %) ke tempat 3. 304, 63.