SHARE

JAKARTA – Hari Kurniawan, aktivis LBH Disabilitas, menyebutkan bila Muhammad Farhan, mahasiswa Kampus Gunadarma korban perundungan, belum juga aman walau aktor telah diberi sangsi oleh kampus, Jumat (21/7/2017) tempo hari.

Wawan, sapaan akrab Hari Kurniawan, berikan pengertian pada keluarga korban perundungan tentang peluang yang berlangsung yang akan datang, di tempat tinggal Farhan, di Ciganjur, Jakarta Selatan.

” Berkaca pada peristiwa yang sampai kini berlangsung, korban dapat alami perundungan sekali lagi maupun ketidakadilan, ” tutur Wawan pada Mansur serta Elis, orang-tua Farhan.

Ia menyatakan pentingnya pendidikan serta evaluasi pada beberapa aktor tentang tindakannya disela saat sangsi.

” Bila itu hanya jadi sangsi kosong (tidak bisa kuliah) tidak ada evaluasi, besok sesudah sangsi usai, lantas apa? Apa dapat kita menanggung aktor tidak lakukan hal yang sama sekali lagi pada Farhan? ” tutur Wawan.

Ia juga menyebutkan bila pasti keluarga tidak tahu juga akan yang berlangsung di universitas sesudah waktu sangsi usai. Peluang terburuk, ada peluang aktor mendendam.

Wawan menginginkan supaya keluarga korban siaga pada semua peluang yang juga akan berlangsung.

Ia mencontohkan Irwan, mahasiswa Kampus Gunadarma beda berkebutuhan spesial, yang memperoleh perlakuan tidak adil walau dianya jadi korban perundungan.

” Irwan ini turut penggemar alam serta jatuh waktu wall climbing. Ia jadi tunanetra. Lalu satu waktu, tongkatnya di ambil serta di buat mainan oleh rekan universitas. Rekan dari penggemar alam yg tidak terima Irwan diperlakukan sesuai sama itu, membelanya serta bertikai dengan aktor. Namun lalu, rekan-rekan Irwan malah memperoleh sangsi dari kampus serta Irwan ditahan ijazahnya sampai sekarang ini, ” ucap Wawan.

Baca Juga  3 Mahasiswa Universitas Gunadarma Pelaku Perundungan Diskors

Sebelumnya terlambat, Wawan menginginkan memberitahu serta menekan orang-tua korban supaya memohon kampus memberi pelajaran untuk beberapa aktor.

” Kami LBH begini, berteriak sekencang apa pun tidak didengar. Karena itu saya mewanti-wanti ayah serta ibu. Ditambah lagi banyak yang perduli dengan juga Farhan, ” kata Wawan.