SHARE

Miryam S.Haryani kini disamakan dengan Mohammad Nazaruddin. Perilaku Miryam yang “bernyanyi” dan menyebut bahwa dia pernah diancam beberapa anggota dewan di Senayan, mirip dengan mantan bendahara umum Partai Demokrat Nazaruddin yang menyeret-nyeret banyak nama mantan koleganya di DPR pada berbagai kasus.

Akan halnya Miryam, dia mengaku pernah mengaku ditekan dan diancam oleh enam anggota DPR agar tidak memberikan informasi apa pun saat dimintai keterangannya oleh penyidik KPK.

Yang menyampaikan soal ini bukan Miryam, namun Novel Baswedan, penyidik senior KPK.

Karena adanya tekanan dan ancaman tersebut, maka Novel Baswedan menawarkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Perlindungan tersebut ditawarkan Novel Baswedan saat pemeriksaan Miryam S Haryani di tahap penyidikan.

“Kami tawari Yang Mulia. Di KPK ada mekanisme perlindungan, yang bersangkutan tidak mau Yang Mulia,” papar  Novel Baswedan,  di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/3) siang.

Miryam S.Haryani menolak keterlibatan LPSK dengan alasan belum memerlukannya.

mirk

Untuk memastikan keselamatan mantan anggota Komisi II DPR itu Novel bahkan memberikan nomor telepon kepada Miryam agar sewaktu-waktu membutuhkan terkait ancaman tersebut bisa langsung menghubungi dirinya.

“Kami berikan nomor telepon kepada yang bersangkutan agar sewaktu-waktu diancam bisa menghubungi,” cerita  Novel.

Novel kemudian mengulang kembali apa yang pernah disampaikan Miryam kepada penyidik KPK.

Satu bulan sebelum pemeriksaan Miryam  yang pertama (pada tanggal 1 Desember 2016), ia dipanggil anggota Komisi III agar tidak memberikan informasi yang sebenarnya saat dimintai keterangannya oleh penyidik KPK.

velik

“Pada saat itu saksi menceritakan bahwa dia heran sebulan sebelum diperiksa, rekan yang bersangkutan di DPR sudah tahu,” terang Novel.

Miryam diminta untuk tidak mengakui menerima dan membagikan uang itu.

Baca Juga  Begini Curahan Hati Pegawai KPK Di 100 Hari Penyerangan Novel

“Bahkan kurang lebihnya yang bersangkutan ‘kamu nanti kalau sampai ngaku dijeblosin’. Kata-kata persisnya saya lupa. Cuma bilang akan dijeblosin,” ungkap Novel.

Siapa enam anggota DPR yang disebut-sebut menekan Miryam S.Haryani ini?

Enam anggota DPR yang Miryam adalah Bambang Soesatyo, Azis Syamsuddin, Desmond J Mahesa, Syarifudin Sudding, Masinton Pasaribu. dan satu nama yang tidak diingat lagi.

bamsoet

Tanggapan serius datang dari Bambang Soesatyo.

“Ngawur itu,” tegas Bamsoet.

Bamsoet bilang, Miryam sedang berusaha memfitnah sana-sini.

“Ini sudah masuk upaya pembunuhan karakter,” tegas Bamsoet.