SHARE

Keterlibatan putra bungsu dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono di kasus korupsi P3SON Hambalang sudah menjadi rahasia umum.

Artinya, sudah diketahui secara luas oleh seluruh masyarakat NKRI.

Komisi Pemberantasan Korupsi pun sudah memberi sinyal akan memeriksa Ibas, Pangeran Cikeas yang bernama lengkap Edhi Baskoro Yudehoyono itu.

Masalahnya, apakah Ibas kali ini akan bersikap legowo untuk memenuhi panggilan atau pemeriksaan KPK?

Dari penelusuran Nasionalisme.net dengan mengutip pandangan dari sejumlah elemen masyarakat, Ibas mestinya bersikap gentle.

trio
SBY, Anas dan Nazaruddin. Pernah demikian dekat, kini berseteru hebat

Ibas harus memberikan contoh dalam upaya penegakan hukum positif di tanah air.

Masyarakat berharap, Ibas seyogyanya memang harus mempersiapkan diri dengan baik menghadapi kasus Hambalang ini.

Menghadapi dengan sendirian tanpa diwakili oleh pengacara, ayah, maupun ibunya.

Ibas harus dilatih mental menghadapi pengadilan supaya bisa menyampaikan pernyataan tegas bukan tidak tahu dan tidak ada.

Karena yang akan dihadapinya adalah para mantan kolega yang terluka karena masuk penjara tanpa pernah dikunjungi.

Ibas harus siap berhadapan dengan Angelina Sondakh, Muhammad Nazaruddin, dan Anas Urbaningrum.

angelina
Angelina Sondakh di persidangan kasus korupsi P3SON Hambalang. Sudah menyebut nama Ibas.

Ibas tidak usah takut jika dipanggil bersaksi oleh KPK. Tidak perlu juga buat alasan apapun untuk menghindari panggilan.

Kalau memang benar tidau usah takut, kalau memang benar biar segera bisa diselesaikan.

Daripada hidup terus dengan perasaan was-was karena nama terus disebut-sebut dalam kasus korupsi P3SON Hambalang ini.

Cara terbaik menyelesaikannya adalah dengan menghadapi, bukan menghindari.

Masyarakat juga berharap, kasus P3SON Hambalang ini bisa segera diselesaikan.

Tidak perlu menunggu berlama-lama lagi. Karena menunggu hal itu tidak jelas kepastiannya.

jokimin
Presiden Jokowi saat mengunjungi proyek P3SON Hambalang. Proyek ini dilanjutkan, tetapi kasus hukumnya harus diselesaikan.

Hukum harus terus jalan dan tidak boleh diintervensi oleh apapun.

Anak mantan atau Ibas yang Pangeran Cikeas sekalipun tidak boleh kebal hukum.

Baca Juga  Farhat Abbas Diperiksa Besok di KPK Untuk Tersangka Miryam S Haryani

Nazaruddin sudah berkomitmen untuk membantu penyelesaian kasus ini secepatnya.

Nazaruddin sudah berkomitmen untuk membongkar semua kasus yang dia ketahui sebagai wujud penyesalannya.

Menyatakan kebenaran yang diketahuinya menjadi cara Nazaruddin memperbaiki diri dan menghindari hukuman di alam mahsyar.

Karena itu, dia tidak takut untuk berkata jujur.

ibasikik

Niat saya cuma satu, saya cuma mau jujur saja, apa adanya karena karena saya tidak takut. Tidak takut Mas Anas atau pengacaranya, JPU atau KPK. Saya hanya takut di alam mahsyar, itu yang selalu dikatakan Nazaruddin.

Jadi, siap-siaplah kita akan menyaksikan sebuah perlawanan politik yang terjadi setelah nama Ibas kembali mencuat sebagai aktor korupsi Hambalang.

KPK sudah membuka kembali kasus ini dan masyarakat akan terus mengawasinya.

Masalah stabilitas politik dan keamanan, serahkan kepada ahlinya, Kapolri dan Panglima TNI yang akan meredam semuanya.