SHARE

Jakarta – PAN dipandang membangkang Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Wakil presiden Juiceuf Kalla (JK) dengan adanya banyak berlainan sikap dengan pemerintah. Atas penilaian itu, PAN mengingatkan masalah koalisi tanpa ada prasyarat yang dibicarakan dengan Presiden Jokowi.

” Kita menginginkan dapat lihat kalau PAN tertarik pada ada arti seperti koalisi tanpa ada prasyarat. Benar-benar untuk membuat bangsa serta negara tidak ada pramagtisme apa pun, ” tutur Wakil Ketum PAN Taufik Kurniawan dalam pembicaraan, Jumat (21/7/2017).

Taufik mengingatkan begitu tegasnya Presiden Jokowi yang melarang kader partai merangkap jabatan waktu diambil masuk ke Kabinet Kerja. Menurut Taufik, koalisi tidak cuma masalah ada tidaknya kader di kabinet.

” Mulai sejak PAN gabung lebih kurang 1, 5 th. jalan. Itu beberapa hal juga PAN sama pandangannya dengan visi misi pemerintah terlebih dengan kebijakan serta UU, bukan sekedar satu atau dua UU ini, ” ucapnya.

Taufik mengatakan, waktu pemerintah menguber pengesahan UU Tax Amnesty, PAN jadi penggerak lakukan sosialisasi. Nyaris semuanya kebijakan ekonomi Presiden Jokowi di dukung oleh PAN.

” Saya jadi wakil ketua DPR bagian keuangan serta ekonomi begitu mengapresiasi usaha keras pemerintah serta sepakat dengan kebijakan pembangunan infrastruktur presiden, ” kata Taufik.

” Di UU Tax Amnesty, PAN jadi motor penggerak bagaimana PAN berikan pemahaman di Komisi XI serta Banggar. PAN berikan peran supaya ini di dukung, saya yang mimpin sidang sampai jam 12 malem, ” sambung Wakil Ketua DPR itu.

PAN menurut Taufik mengaku kalau kerja pemerintah dalam bagian ekonomi sangatlah baik. Karenanya jika ada satu dua hal yg tidak sama pendapat lantas PAN dipandang ‘mbalelo’, dia lantas mempertanyakan masalah moto koalisi tanpa ada prasyarat itu.

Baca Juga  Ini Alasan Jokowi Sebut e-KTP Bubrah

” Bila koalisi cuma diukur ada tidaknya menteri di kabinet, walau sebenarnya tuturnya koalisi tanpa ada prasyarat, ya kita kembalikan ke pemerintah, ” papar Taufik.

Waktu di tanya apakah PAN tetap masih jadi sisi dari koalisi pemerintah, dia tidak menjawab gamblang. Taufik cuma meyakinkan PAN tetaplah mengapresiasi perolehan yang sudah dikerjakan pemerintahan Jokowi-JK.

” Dengan filosofis, PAN ini begitu animo kemampuan serta hormati pak Jokowi jadi presiden. Jadi semuanya bergantung pak Jokowi. Kita serahkan ke beliau, itu hak prerogatif presiden. Konsideran PAN mensupport serta menghormati presiden, ” katanya.

Seperti di ketahui, PAN tidak sama pendapat dengan pemerintah masalah Perppu Ormas serta UU Pemilu. Bahkan juga dalam pengambilan ketentuan UU Pemilu, PAN walk out dari sidang paripurna DPR.