SHARE

Penyanyi dangdut Saipul Jamil berasumsi kalau panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi, tidak termasuk juga penyelenggara negara.

Saipul terasa uangnya yang didapatkan pada Rohadi, tidak termasuk juga pemberian pada petinggi negara.

Hal tersebut di sampaikan Saipul Jamil dalam sidang pembacaan pembelaan jadi terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (26/7/2017).

” Rohadi bukanlah penyelenggara negara, bukanlah hakim yang berwenang mengadili, memberatkan atau memperingan putusan pada saya, ” tutur Saipul.

Menurut Saipul, dalam persidangan tak ada satu juga saksi yang menyebutkan kalau ia menyerahkan uang atau menjanjikan suatu hal pada Rohadi.

Diluar itu, menurut Saipul, uang yang didapatkan pada Rohadi lewat pengacaranya, tidak dapat dibuktikan diberi pada majelis hakim yang mengatasi perkaranya di PN Jakarta Utara.

” Dapat dibuktikan kalau Rohadi tidak sempat memberi uang pada siapa juga. Dia cuma menipu Bertha dengan menyebutkan perlu uang untuk mengatur hakim, supaya bisa memenangi perkara, ” kata Saipul.

Terlebih dulu, Saipul Jamil dituntut 4 th. penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terpidana dalam masalah percabulan itu juga dituntut membayar denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, jaksa menilainya, perbuatan Saipul tidak mensupport pemerintah dalam memberantas korupsi.

Saipul juga tengah melakukan hukuman pidana dalam masalah percabulan.

Diluar itu, Saipul juga diniai tidak berterus jelas serta tidak ingin mengaku perbuatan yang ia kerjakan.

Menurut jaksa, Saipul dapat dibuktikan menyogok panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi sebesar Rp 250 juta.

Uang Rp 250 juta diberi supaya majelis hakim yang mengatasi perkara percabulan Saipul Jamil di PN Jakarta Utara, bisa menjatuhkan putusan yang seringan-ringannya.

Pemberian suap dikerjakan Saipul dengan kakaknya, Samsul Hidayatullah serta dua pengacaranya, Berthanatalia serta Kasman Sangaji.

Menurut jaksa, Saipul menyepakati uang dari tabungannya sebesar Rp 565 juta di ambil untuk dipakai untuk pengurusan perkaranya.

Sesudah Saipul divonis 3 th. penjara oleh majelis hakim pada PN Jakarta Utara, Bertha sebagai pengacara Saipul menyerahkan uang Rp 250 juta pada Rohadi.